Berita Bangka Barat

Diduga Bocor Tim Terpadu Hanya Temukan Ponton Tak Bertuan di DAS dan HL Kelabang Sungai Buluh

Aktivitas penambangan timah di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung (HL) Sungai Kelabang Desa Sungai Buluh, Kecamatan Jebus, kembali marak.

Diduga Bocor Tim Terpadu Hanya Temukan Ponton Tak Bertuan di DAS dan HL Kelabang Sungai Buluh
ISTIMEWA
Polsek Jebus, Sat Polair, Sat Sabhara dan TNI menggeruduk aktivitas penambangan di DAS dan HL Kelabang Desa Sungai Buluh, Kamis (23/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Aktivitas penambangan timah di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung (HL) Sungai Kelabang Desa Sungai Buluh, Kecamatan Jebus, kembali marak.

Ultimatum Kapolres Bangka Barat AKBP M Adenan dan Kapolsek Jebus, tak digubris penambang. Mereka masih terus merambah DAS dan HL Sungai Kelabang.

Tim terpadu yang melibatkan Polsek Jebus, Sat Polair, Sat Sabhara dan TNI, Kamis (23/1/2020) menggeruduk aktivitas penambangan di DAS dan HL Kelabang, desa Sungai Buluh.

Razia diduga bocor sebab tiba dilokasi, tim terpadu yang dipimpin Kabag Ops Polres Bangka Barat Kompol Robertus Whardana Utama,
tak menemukan para penambang. Puluhan ponton TI rajuk tergeletak ditinggal para penambang.

Kapolres Bangka Barat, AKBP M Adenan penidakan aktivitas tambang di DAS dan HL sungai Kelabang, menyusul informasi kembali maraknya serta keluhan nelayan.

"Sehingga kepolisian membentuk tim terpadu tergabung dalam TNI,dan Kepolisian, bersama-sama melakukan penertiban terkait pengaduan dan keluhan itu. Cuma waktu melakukan penertiban, para penambang tidak ada lagi di lokasi, cuma beberapa ponton ditemukan anggota," kata Adenan, Jumat (24/1/2020)

Adenan meminta agar para penambang angkat kaki. Sebab aktivitas itu masuk kawasan. Sebelumnya tindakan serta langkah preventif juga telah dilakukan pihaknya, namun masih tak digubris.

"Silahkan menambang, cuma lihat lokasinya, jangan masuk kawasan itu tidak bisa ditawar tawar akan kami tindak tegas. Sebelumnya sebelumnya juga sudah kami imbau," imbuh Adenan

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved