WIKI BANGKA

Prosedur dan Cara Mendapatkan Transfusi Darah di UTD PMI Pangkalpinang

Saat keluarga atau orang terdekat kamu membutuhkan transfusi darah, bingung harus kemana? Begini langkah yang tepat

Prosedur dan Cara Mendapatkan Transfusi Darah di UTD PMI Pangkalpinang
bangkapos.com/Suhardi Wiranata
Nopriyandi Kabag Mutu UTD PMI Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Setiap orang tidak ada yang tahu permasalahan yang akan terjadi pada dirinya, apalagi permasalahan tersebut menyangkut dengan nyawa.

Saat keluarga atau orang terdekat kamu membutuhkan transfusi darah, bingung harus kemana?

Langkah yang paling sering dilakukan adalah menyebarkan informasi melalui Sosial Media (Sosmed) seperti: Facebook (FB), Instagram (IG) sampai WhatsAp (WA) dan datang langsung ke Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI).

Bagi Masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitar, Jika anda berada pada kondisi tersebut, ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan, sebelum anda mendapatkan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Pangkalpinang, berkantor sementara di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang, Jalan Sriwijaya, Girimaya, Pangkalpinang.

Berikut rangkuman prosedur dan cara untuk mendapatkan transfusi darah, wawancara bangkapos.com dengan Nopriyandi selaku Kabag Mutu UTD PMI Pangkalpinang:

1. Jika ada kerabat atau orang terdekat anda membutuhkan transfusi darah, terlebih dulu minta periksa ke dokter di rumah sakit untuk membuat surat pengantar mengambil darah.
Adapun isi surat pengantar itu:
- Nama pasien,
- Nama rumah sakit,
- Golongan darah,
- Jenis komponen darah,
- Jumlahnya.

2. Jika Rumah sakit sudah memiliki Bank Darah, Biasanya Perawat rumah sakit juga akan membantu mengusahakan darah, hanya saja tergantung rumah sakit, ada yang punya Bank Darah dan ada yang tidak punya.

3. Jika Rumah Sakit sudah memiliki Bank Darah, Rumah Sakit akan memberikan darah untuk ditransfusikan ke pasien.

4. Apabila Rumah Salit tidak memiliki Bank Darah atau persediaan darah habis, maka kamu senagai keliarga pasien akan ditemani perawat rumah sakit mengusahakan darah ke Unit Transfusi Darah PMI.

5. Selanjutnya Petugas PMI akan memutuskan apakah permintaan dipenuhi atau tidak, Apakah diperlukan donor dari teman atau saudara pasien atau tidak untuk mengganti darah tersebut.

6. Jika petugas loket di PMI mengatakan bahwa stok darah yang dimaksud kosong, maka pastikan kebenarannya, bisa dapat menghubungi staf PMI.

7. Apabila jenis  darah yang diminta tersedia, kamu harus diharuskan menunggu sampai proses uji saring dan pemisahan darah selesai.

"Prosesnya bisa 2 sampai 4 jam, Pemeriksaaan uji saring darah sampai pemisahan menjadi komponen darah," Ujar Nopriyandi.

(Bangkapos.com/ Suhardi Wiranata)

Penulis: Suhardi Wiranata
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved