Mobil Rika Callebaut Hadiah Investasi Bodong MeMiles PT Kam and Kam Kini Disita Polda Jatim

Dua mobil Alphard milik keluarga Cendana disita Polda Jatim untuk barang bukti pengusutan kasus kasus investasi bodong MeMiles PT Kam and Kam.

Mobil Rika Callebaut Hadiah Investasi Bodong MeMiles PT Kam and Kam Kini Disita Polda Jatim
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Ari Sigit dan mobil Alphard yang diperoleh pihak Keluarga Cendana hasil mengikuti investasi Memiles. 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Dua mobil Alphard milik keluarga Cendana disita Polda Jatim untuk dijadikan barang bukti pengusutan kasus kasus investasi bodong MeMiles PT Kam and Kam.

Mobil mewah itu tercatat atas nama istri Ari Sigit, Rika Callebaut dan ibunya.

Meski telah mengantongi sejumlah surat menyurat kendaraan seperti; Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), namun ternyata dua mobil kategori mewah itu tak mengantongi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Polisi menemukan bukti bahwa mobil tersebut merupakan reward atau hadiah dari investasi bodong MeMiles.

Penyidik Subdit I Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim terus disibukkan dengan pengembangan kasus investasi bodong MeMiles PT Kam and Kam.

Pasalnya, catatan polisi, praktik tersebut merugikan 264 ribu member dengan total kerugian sekitar Rp 761 miliar.

Investasi Bodong Via Aplikasi Mimiles Terbongkar, 264 Ribu Member Rugi Rp 750 Miliar

Selama kurun waktu tiga pekan, penyidik telah menetapkan lima orang petinggi perusahan itu sebagai tersangka.

Di antaranya Kamal Tarachan atau Sanjay sebagai direktur, Suhanda sebagai manajer, diringkus, Jumat (3/1/2020).

Lalu, Martini Luisa (ML) alias Dokter Eva sebagai motivator atau pencari member dan Prima Hendika (PH) sebagai ahli IT, ditangkap, Jumat (10/1/2020).

Serta Sri Wiwit (SW) yang bertugas sebagai penyalur barang hadiah bonus (Reward) ke member, diamankan, Kamis (16/1/2020).

Direktur MeMiles berinisial KTM (47) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara dan FS (52) warga Tambora, Jakarta Barat, saat rilis kasus oleh Polda Jatim dugaan investasi bodong MeMiles. (SURYA/LUHUR PAMBUDI)
Direktur MeMiles berinisial KTM (47) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara dan FS (52) warga Tambora, Jakarta Barat, saat rilis kasus oleh Polda Jatim dugaan investasi bodong MeMiles. (SURYA/LUHUR PAMBUDI) 
Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved