Perbedaan Pomade dan Clay Produk Styling di Barbershop
Menurut Eko dari Barbershop The Big Twin yang beralamat di Jalan Garuda Pangkalpinang menyebut produk Pomade dan Clay berbeda.
Penulis: Widodo | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pomade dan Clay sama-sama produk styling rambut yang memiliki perbedaan yang mendasar dan perbedaan dilihat dari cara pemakaiannya.
Menurut Eko dari Barbershop The Big Twin yang beralamat di Jalan Garuda Pangkalpinang menyebut produk Pomade dan Clay berbeda.
"Pomade produk styling rambut yang dibuat untuk momen-momen tertentu, dan pomade bisa membuat rambut lebih terlihat rapi dan lembab," kata Eko kepada bangkapos.com, Jumat (23/1/2020) di Jalan Garuda.
Pomade menjadi produk yang pas untuk dipilih karena bisa mempertahankan tatanan rambut dengan waktu yang cukup lama.
"Ini yang menjadi perbedaan Pomade dan Clay, yaitu Pomade sering kita lihat pemakaiannya saat ada acara formal," ucapnya.
Menurut Eko gaya rambut yang cocok untuk Pomade yaitu Slick Back dan untuk Undercut karena untuk rambut klasik.
Sedangkan Clay sebagai produk styling modern karena masih terbilang masih baru.Namun, saat ini produk Clay sudah populer dikalangan pria.
Perbedaan Pomade dan Clay yang paling menonjol bisa dilihat dari efek kilaunya.
Pomade memberi efek kilau dan lembab sedangkan Clay sebaliknya. Rambut yang mengunakan Clay akan terlihat alami atau natural.
Jika ingin rambut terlihat lebih alami tanpa kilau Clay bisa jadi pilihan yang tepat. Gaya rambut Pompadour lebih cocok dengan produk ini.
(Bangkapos.com / Widodo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/8-model-rambut-terkini-yang-jadi-pilihan-di-barbershop.jpg)