Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Deteksi Suhu Tubuh di Bandara Depati Amir, Hingga Saat Ini Belum Ada yang Terdeteksi

Pemasangan alat deteksi suhu tubuh di Bandara Depati Amir ini untuk mengantisipasi masuknya penderita virus corona ke Bangka Belitung.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Syahril saat memantau langsung deteksi suhu tubuh bersama KKP Babel. Senin (27/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terhitung lima hari pemasangan Thermo Scanner atau alat yang mendeteksi suhu tubuh di Bandara Depati Amir Pangkalpinang hingga saat ini belum ada penumpang yang terdeteksi suhu tubuh yang melebihi batas normal.

Pemasangan alat deteksi suhu tubuh di Bandara Depati Amir ini untuk mengantisipasi masuknya penderita virus corona ke Bangka Belitung.

Dari pantauan bangkapos.com, saat penumpang dari satu maskapai melewati pintu kedatangan, suhu tubuh penumpang terdeteksi berada dikisaran 36-37 derajat celcius.

Sedangkan suhu yang terdeteksi mencurigakan oleh alat thermo scanner berada pada suhu 38 derajat celcius.

Virus corona jenis baru (2019-nCoV) yang menyerang saluran pernapasan sudah mulai menyebar diberbagai wilayah Asia Tenggara, sehingga tidak menutup kemungkinan tidak menyebar di Indonesia.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Syahril mengatakan

"Saat ini kami bekerjasama dengan KKP memasang thermo scanner sebagai pedeteksi suhu tubuh penumpang, bila terdeteksi 38 derajat celcius akan diobservasi oleh KKP dan di bawa ke RSUP (Rumah Sakit Umum Provinsi) Babel," ujar Syahril saat ditemui bangkapos.com di pintu kedatangan Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Senin (27/1/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk saat ini belum ada ruang isolasi khusus untuk menangani penumpang yang terdeteksi virus corona tersebut.

"Sementara belum ada (ruang isolasi di bandara - red), tapi akan kami coba siapkan kedepannya. Serta upaya kami pembagian masker untuk para pegawai di bandara," jelas Syahril.

Singgung mengenai perayaan Cap Go Meh tentang kedatangan warga china ke kota Pangkalpinang.

"Dengan kondisi sekarang untuk Cap Go Meh. Kita ada dua Extra Flight untuk turis dari China. Kemarin khusus untuk Wuhan sudah ada larangan untuk terbang dari wilayah mereka," katanya.

Ia menambahkan, mengenai data penumpang dari China saat ini pihak bandara belum mengetahui sehingga perlu berkoordinasi dengan pihak Imigrasi akan hal tersebut.

"Bandara Depati Amir karena kebetulan bandara domestik, kita tidak punya data tersebut. Mungkin kami bisa pengecekan kepada kantor Imigrasi," tutupnya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved