Berita Bangka Selatan

Harapan Jamain Amad Sebagai Presidium Percepatan Pemekaran Kabupaten Bangka Selatan

Pada usia Ke-17 Kabupaten Bangka Selatan, banyak harapan yang tentunya menjadi keinginan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan

Harapan Jamain Amad Sebagai Presidium Percepatan Pemekaran Kabupaten Bangka Selatan
Dokumen Bangka Pos
Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-17 Kabupaten Bangka Selatan di Kantor Bupati Bangka Selatan pada Senin, (27/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pada usia Ke-17 Kabupaten Bangka Selatan, banyak harapan yang tentunya menjadi keinginan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, terlebih lagi para Presidium Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan sebagai inisiator dan pelopor agar wilayah Selatan di Pulau Bangka dapat menjadi sebuah daerah yang otonom.

Ketua Presidium Percepatan Pemekaran Kabupaten Bangka Selatan, Jamain Amad ketika ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Bangka Selatan mengaku tujuh belas tahun bukan lagi usia muda jika diilustrasikan seperti manusia, namun telah beranjak dewasa.

Di usia Ke-17 Kabupaten Bangka Selatan ini, besar sekali harapan Jamain agar kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan dapat terjamin. Terlebih kepada pembangunan desa secara berintegritas.

"Pada dasarnya pembangunan desa itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan kualitas hidup yang tujuan akhirnya adalah mengatasi kemiskinan," ujar Jamain pada Senin, (27/1/2020).

Untuk itu, Jamain berharap agar adanya penerapan Masterplan Pembangunan Desa yang terintegrasi yang dapat memberikan arahan bagi penyelenggara pembangunan desa.

Selain itu dengan adanya Masterplan Pembangunan Desa, perencanaan disetiap jangka waktu ada acuannya, agik jangka pendek, menengah hingga jangka panjang.

"Jika ada pedoman atau arahan yang jelas maka pengelolaan tentunya akan berjalan efektif dam terukur, tetapi jika hanya berjalan saja tanpa acuan maka belum tentu ada dampaknya," tuturnya.

Selaku satu dari beberapa pemrakarsa lainnya, Jamain mengaku pada usia ke-17 saat ini pengelolaan sumber daya dari berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan dan peternakan atau perikanan belum optimal sehingga harus terus dikembangkan sehingga menghasilkan yang terbaik.

Menurut Jamain permasalahan ini muncul ke permukaan dikarenakan belum adanya Masterplan yang jelas dan ini tentunya menjadi tugas semua unsur untuk bersama-sama memperbaiki kekurangan yang ada demi kesejahteraan masyarakat.

Jamain berkeyakinan jika Masterplan direalisasikan maka setiap kendala yang ada pada setiap jangka waktu akan diketahui dan segera dicarikan solusi.

Pembangunan desa tambah sosok presidium ini juga alangkah baiknya jika diisi dengan arah dan desain pembangunan yang berbasis pada potensi desa dan kebutuhan desa sehingga sesuai dengan porsi setiap desa.

"Selain sesuai porsinya kita juga berharap agar pembangunan dilakukan dengan pendekatan partisipatif sehingga semua aparatur dan masyarakat bergerak untuk menciptakan Village Driven Development atau pembangunan dari desa," tandasnya.

(Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved