Advertorial

Ketua DPRD Bahas Harga Karet, Sawit dan Beasiswa Saat Reses

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, meng­unjungi SMAN 2 Sung­ai Selan dalam rangkaian kegiatan Reses Masa Sidang 2020

Ketua DPRD Bahas Harga Karet, Sawit dan Beasiswa Saat Reses - dprd27011.jpg
Bangkapos/ Muhammad Rizki
Ketua DPRD Provinsi Babel Didit Srigusjaya, saat melakukan reses di SMAN 2 Sungaiselan. Jumat (24/1)
Ketua DPRD Bahas Harga Karet, Sawit dan Beasiswa Saat Reses - dprd277.jpg
Ist/Humas DPR
Anggota DPRD Algafry saat Reses di Desa Namang. Jumat (24/1).

BANGKAPOS.COM--Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, meng­unjungi SMAN 2 Sung­ai Selan dalam rangkaian kegiatan Reses Masa Sidang 2020 DPRD Babel, Jum’at (24/1).

Kegiatan reses dihadi­ri oleh sejumlah siswa Kelas XII dan guru. Didit memberi motivasi dan cerita kepada para siswa, kiat suksesnya menjadi anggota DPRD, mulai tingkat kabupaten hingga Provinsi, dari anggota hingga mendapat amanah sebagai Ketua DPRD Babel.

“Sukses bukan karena saya kaya, bukan saya orang hebat. Tapi sejauh mana kita bisa berusaha dan berdoa demi tercapainya kesuksesan tersebut. Pengalaman saya ini yang ingin saya viruskan kepada generasi milenal sekarang. Sukses adalah milik kita bersama, kita harus yakin, ikhtiar dan tawakal,” ujar Didit, Jumat (24/1) dihadapan para pelajar.

Selanjutnya Didit menjelaskan bahwa pemerintah mempunyai beberapa program beasiswa yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Oleh karena itu, ia meminta kepada perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi yang hadir, untuk segera mensosialisasikan program tersebut ke sekolah-sekolah.

“Dalam waktu dekat kita akan mengundang para pe­tinggi perguruan tinggi se-Babel untuk lakukan sosialisasi program pendidikan dari pemerintah, bahkan minggu depan kita dari DPRD akan bertemu PT Timah menanyakan csr beasiswa,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung rencana penghapusan tenaga honorer oleh DPR RI. Ia mene­gaskan bahwa DPRD Babel tidak menyetujui rencana tersebut.

“Saya sudah bilang ke pak gubernur, saya tidak setuju tenaga honorer dihapus, jangan terganggu wacana DPR RI terkait penghapusan tenaga honorer,” tegasnya

Dalam sesi tanya jawab, beberapa siswa mengeluhkan sarana dan prasarana khususnya fasilitas olahraga yang kurang memadai, untuk segera diperbaiki. Hal ini ditanggapi oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi yang mengaku permohonan kebutuhan sekolah sudah masuk dan tembusannya akan segera dilayangkan ke DPRD.

Didit berharap keadaan ekonomi masyarakat dapat membaik. Hal ini tentu dapat membantu para orang tua siswa untuk memperjuangkan pendidikan anak-anaknya.

“Setelah memperjuangkan sawit, alhamdulillah sudah meningkat, kedepan kita akan perjuangkan harga karet. Jika karet ini harganya bagus, Insya Allah kesejahte­raan rakyat meningkat. Kita sudah punya strategi meningkatkan harga karet, namun belum bisa diekspos,” pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved