Virus Corona

Wuhan Terisolir, Mahasiswa Asal Aceh Bertahan Hidup di Asrama, Beli Makanan di Supermarket Kampus

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah telah memberikan bantuan biaya untuk kebutuhan mahasiswa Aceh di Wuhan sebesar Rp 50 juta

Wuhan Terisolir, Mahasiswa Asal Aceh Bertahan Hidup di Asrama, Beli Makanan di Supermarket Kampus
KOMPAS.COM/TEUKU UMAR
Foto dok Dinsos Aceh, Sejumlah mahasiswa asal Aceh yang terisolasi di Wuhan, Minggu (26/01/2020). 

BANGKAPOS.COM -- Provinsi Wuhan asal mula ditemukannya wabah virus corona kini sudah terisolir.

Otoritas China melarang seluruh penduduk di Provinsi Wuhan untuk keluar rumah.

Sebanyak 12 mahasiswa asal Aceh turut terisolir akibat wabah berbahaya dari virus yang masih keluar dengan SARS dan MARS ini.

Mereka antara lain Fadil, Siti Mawaddah, Alfi Rian, Ory Safwar, Siti sahara, Hayatul, Maisal, Jihadullah, Ita Kurniawati, Agus, Intan Maghfirah dan Sapriadi.

Dua mahasiswa di antaranya terjebak di Wuhan saat berlibur dari Kota Changchun.

"Mereka mengurung diri di kamar, keluar dari asrama hanya untuk keperluan sangat penting saja, seperti membeli makanan. Pihak kampus juga menganjurkan untuk bertahan diri di kamar," kata Direktur Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok yang sudah berada di Banda Aceh, Mulia Mardi kepada Kompas.com, Minggu (26/01/2020) malam.

Mulia mengatakan, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah telah memberikan bantuan biaya untuk kebutuhan mahasiswa Aceh di Wuhan sebesar Rp 50 juta.

"Alhamdulillah, uang itu nantinya bisa mereka gunakan untuk berbagai kebutuhan yang mendesak di sana," katanya.

Mulia mengatakan, ia akan terus berkomunikasi setiap saat dengan mahasisawa Aceh yang terisolasi di Wuhan untuk memantau kondisi dan perkembangan mereka.

Dalam kondisi baik

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved