Praveen/Melati Diminta Perbaiki Komunikasi Jelang Olimpiade Jepang 2020

Sektor ganda campuran dinilai punya peluang meraih gelar juara pada Indonesia Masters 2020 lalu.

Praveen/Melati Diminta Perbaiki Komunikasi Jelang Olimpiade Jepang 2020
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, mengembalikan kok ke arah Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris) pada babak kedua Japan Open 2018 di di Musashino Forest Sport Plaza, Rabu (13/9/2018). 

BANGKAPOS.COM -- Sektor ganda campuran dinilai punya peluang meraih gelar juara pada Indonesia Masters 2020 lalu.

Namun pada kenyataannya, dua pasangan yang diandalkan Indonesia dalam turnamen ini, kedua- duanya gagal mencapai babak final.

Pasangan andalan, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti pada perempat final dari wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan skor 19-21, 21-14, 18-21.

Sementara itu, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti pada babak pertama dari unggulan pertama asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan skor 14-21, 13-21.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti menyayangkan hasil ini.

Menurut susy pada sektor ganda campuran, khususnya Praveen/Melati punya peluang cukup besar untuk berjaya pada turnamen level super 500 tersebut.

"Sayang banget ya, malah dibanding ganda putri, sebetulnya saya merasa ganda campuran ini adalah andalan setelah ganda putra," kata Susy dilansir BolaSport.com dari Badmintonindonesia.

"Sebagai pemain berpotensi dan Praveen pernah juara All England, sebetulnya tidak terlalu susah buat dia."

"Kalau lihat head to head dengan Zheng/Huang pun menang-kalah."

"Balik lagi, bagaimana dia mengatasi kesulitan harus dikomunikasikan dengan baik," ujar Susy.

Halaman
12
Editor: eltjandring
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved