Advertorial

Tingkatkan Pengawasan Obat dan Makanan, BPOM Teken Kesepakatan Bersama dengan Pemkab Bangka Barat

Kesepakatan bersama ini merupakan awal yang baik bagi Balai POM di Pangkalpinang dan juga Pemerintah Kabupaten Bangka Barat

BPOM di Pangkalpinang
Kesepakatan Bersama antara Badan Pengawas Obat dan Makanan dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bertempat di Ruang OR I Kantor Bupati Bangka Barat, Senin(27/01/20) 

BANGKAPOS.COM - Dalam rangka meningkatkan koordinasi dalam pengawasan obat dan makanan khususnya di Kabupaten Bangka Barat, Kepala Balai POM di Pangkalpinang, Hermanto, S.Si., Apt., MPPM bertindak untuk dan atas nama Badan Pengawas Obat dan Makanan menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bertempat di Ruang OR I Kantor Bupati Bangka Barat, Senin (27/1/2020).

Kesepakatan Bersama ini merupakan awal yang baik bagi Balai POM di Pangkalpinang dan juga Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam membangun jejaring, kemitraan dan koordinasi dalam bidang pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Bangka Barat.

Kesepakatan bersama ini juga menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Barat selalu siap sedia mewujudkan perlindungan kesehatan dan keselamatan konsumen yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Penandatanganan kesepakatan bersama ini juga sebagai implementasi dari Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan.

Pada Inpres tersebut diperintahkan kepada pemangku kepentingan baik pusat dan daerah untuk mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan peningkatan efektivitas dan penguatan pengawasan obat dan makanan.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka Barat Markus menyampaikan rasa terima kasih kepada Badan POM yang selama ini telah melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan yang beredar di Kabupaten Bangka Barat, sehingga masyarakat Kabupaten Bangka Barat dapat mengkonsumsi produk obat dan makanan yang aman.

Harapannya, dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama maka ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor UMKM di bidang pangan olahan, yakni terfasilitasinya para UMKM pangan dalam rangka mendapatkan izin edar pangan olahan. (*)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved