Berita Pangkalpinang

Nelayan Kota Kapur Ngadu ke LP5, Kapal Rusak Parah Tak Bisa Melaut

kondisi mesin perahu yang sudah tidak memungkinkan untuk digunakan ini membuat hasil tangkapan ikan hanya alakadarnya.

Nelayan Kota Kapur Ngadu ke LP5, Kapal Rusak Parah Tak Bisa Melaut
Bangkapos/Irakurniati
Perwakilan kelompok nelayan jaya Kota Kapur menyerahkan surat keluhan kepada ketua LP5 Bangka belitung di kantor setempat, Rabu (29/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik (LP5) Bangka Belitung menerima keluhan dari kelompok nelayan jaya Kota Kapur, Kabupaten Bangka, Rabu (29/1/2020).

Mereka mengeluhkan kondisi perahu mereka yang rusak parah. Akibatnya para nelayan kesulitan untuk melaut.

Ketua kelompok nelayan nelayan, Japri, mendatangi LP5 untuk menyampaikan surat dari 55 nelayan yang tergabung dalam kelompok tersebut.

Mereka mengeluhkan, kondisi rusaknya perahu tidak mampu lagi untuk dilakukan perbaikan dikarenakan faktor ekonomi kurang mampu.

Apalagi menangkap ikan merupakan mata pencaharian utama mereka. Bahkan ada enam nelayan yang kondisinya sangat memperihatinkan sehingga dibantu warga dengan sumbangan pribadi.

"Kami bingung mau minta bantuan siapa untuk mencari solusi tersebut. Sebab itu kami mencoba dan memberanikan diri untuk menyampaikan keluhan tersebut ke LP5 Babel yang kebetulan kami tau dari media," ucap Japri, perwakilan nelayan yang mengirimkan surat ke LP5, Rabu (29/1/2020).

Dia menuturkan, kondisi mesin perahu yang sudah tidak memungkinkan untuk digunakan ini membuat hasil tangkapan ikan hanya alakadarnya.

Ditambah alat tangkap nelayan yang jauh dari memadai. Menurutnya, 55 nelayan tersebut sudah memiliki kartu asuransi dan kartu nelayan dari pemerintah pusat, namun belum dirasakan manfaatnya.

Dia berharap, kedatangannya ke LP5 ini dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi Bangka Belitung melalui kebijakan gubernur memberikan bantuan dan solusi bagi nelayan yang tergabung dalam kelompok nelayan jaya Kota Kapur.

Sementara itu, Ketua LP5 Bangka Belitung, Jumli Jamaluddin, mengatakan, pihaknya akan segera turun ke lapangan untuk mengecek dan menemui para nelayan Kota Kapur.

Setelah melihat langsung kondisi tersebut, pihaknya akan menyampaikan langsung ke gubernur Babel maupun pejabat di pemerintah provinsi.

"saya berharap pemerintah dapat memberikan solusinya bagi para nelayan, yang memang secara fakta nantinya betul-betul perlu mendapatkan prioritas atau layak untuk dibantu," ucapnya. (bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved