Berita Bangka Barat

Terlilit Utang Jadi Alasan Yanto Nekat Mencuri Pasir Timah Unmet PT Timah Muntok

Terlilit hutang kembali menjadi alasan Yanto, nekat mencuri 2,9 kilogram pasir timah di lingkungan Unmet PT timah Muntok tempat dirinya bekerja.

Terlilit Utang Jadi Alasan Yanto Nekat Mencuri Pasir Timah Unmet PT Timah Muntok
Istimewa Polres Babar
Haryanto alias Yanto (43) tersangka pencurian pasir timah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terlilit utang kembali menjadi alasan Yanto, nekat mencuri 2,9 kilogram pasir timah di lingkungan Unmet PT timah Muntok tempat dirinya bekerja.

Sebelumnya, alasan serupa juga diungkapkan dua oknum karyawan Unmet PT Timah Muntok yang juga kepergok pihak keamanan dan kepolisian menggasak tetesan logam timah baru baru ini

Kepada penyidik, Yanto mengaku baru kali pertama mencuri pasir timah di tempatnya bekerja. Bahkan pasir timah curian seberat 2,9 kilogram tersebut belum tahu mau dijual kemana.

Saat ini pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres guna penyidikan lebih lanjut.

"Alasan sama seperti yang dua kemarin. Butuh uang untuk bayar utang dan untuk makan. Pengakuannya baru satu kali melakukan pencurian biji timah itu. Itu pun belum tau akan dijual kemana," ujar Adenan, Rabu (29/1/2020).

Sebelumnya aksi pencurian pasir timah di lingkungan Unmet PT Timah Muntok kembali terjadi.

Ironisnya aksi tersebut kembali dilakukan Haryanto alias Yanto (43) yang tak lain berstatus karyawan Unmet PT timah Tbk Muntok.

Aksi pencurian Yanto, terkuak saat pemeriksaan rutin yang dilaksanakan Satuan Pengamanan PT. Timah Tbk dan personil Polres Bangka Barat.

Dari tangan warga Kp Tegal Rejo, Kelurahan Sungai Baru Muntok Kabupaten Bangka Barat disita barang bukti 1 (satu) kantong plastik bening yang berisikan pasir timah seberat kurang lebih 2,9 kilogram.

Setelah melalui rangkaian penyelidikan, akhirnya Rabu (29/1/2020), penyidik Sat Reskrim Polres Bangka Barat, resmi menetapkan Yanto, sebagai tersangka kasus pencurian pasir timah tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP M Adenan membeberkan aksi pencurian terjadi Selasa (28/1/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Awalnya pelaku berjalan dari bengkel menuju arah transport ban di area gudang material Unmwt PT. Timah Tbk untuk mengecek elektro dinamo motor alat untuk menggerakkan alat derek.

"Setelah selesai mengecek alat pelaku melihat pasir timah yang berserakan di bawah alat transport ban, kemudian dikumpulkan dan masukan ke dalam kantong plastik bening. Pelaku menyimpan pasir timah tersebut di dalam baju di bagian perut," ujar Adenan, Rabu (29/1/2020)

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved