Breaking News:

Yasonna Laoly Pecat Dirjen Imigrasi, Ronnie Sompie Akui Berikan Data Benar

Pencopotan Ronny dilakukan lantaran tim gabungan yang dibentuk oleh Menkumham tengah menyelidiki kesalahan informasi catatan penerbangan Harun Masiku

Editor: Hendra
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly didampingi Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Is Edy Eko Putranto dan jajaran lainya memberangkatkan peserta goes yang diikuti ribuan peserta dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke 69, Sabtu (12/1/2019) di depan Gedung Kemenkumham Jakarta. Menkumham dan jajarannya lalu mengikuti goes yang kali ini peringatan Hari Bhakti Imigrasi mengangkat tema Imigrasi ?e-Gov? pasti Simpatik, Mumpuni, gritas, Lugas, dan Empati. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – Terlambatnya imigrasi mendeteksi keberadaan eks caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Harun Masiku yang kembali ke Indonesia berbuntut panjang.

Akibat keterlambatan tersebut, Ronny Franky Sompie dicopot dari jabatannya sebagai Dirjen Imigrasi.

Menurut Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly, pencopotan Ronny terhitung sejak Selasa (28/1/2020) kemarin.

Pencopotan Ronny dilakukan lantaran tim gabungan yang dibentuk oleh Menkumham tengah menyelidiki kesalahan informasi catatan penerbangan Harun Masiku di Bandara Soekarno Hatta pada 7 Januari lalu.

"Supaya tim independen ini jangan ada conflict of interest, saya sudah memfungsionalkan (Ronny Sompie) Dirjen Imigrasi. Jadi sekarang Dirjen Imigrasi sudah diganti Plh, termasuk Direktur Sisdik Keimigrasian-nya," kata Yasonna.

Tim gabungan yang dibentuk Yasonna berasal dari unsur Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara, Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri, dan Ombudsman.

Nantinya tim gabungan itu akan melacak mengapa terjadi penundaan atau delay soal data keberadaan Harun Masiku di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

”Saya mau kita betul-betul terbuka dan melacak mengapa terjadi delay? Mengapa data tersimpan di PC terminal 2F bandara. Kalau yang terminal 3 kan beres, makanya enggak ada masalah. Tapi terminal 2 ini ada delay,” ujarnya.

Yasonna sengaja membentuk tim gabungan dari sejumlah kementerian/lembaga agar terlepas dari tudingan konflik kepentingan.

Ia meyakini tim itu terdiri dari berbagai ahli yang mumpuni.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved