Berita PT Timah

Ausmelt Tonggak Sejarah Baru PT Timah Tbk Olah Cadangan Masa Mendatang

Menurutnya, langkah pembangunan tanur dengan teknologi autotec ini sebagai langkah PT Timah mengolah cadangan tambang perusahaan di masa mendatang.

Ausmelt Tonggak Sejarah Baru PT Timah Tbk Olah Cadangan Masa Mendatang
bangkapos.com / Anthoni Ramli
Ground Breaking Ceremony TSL Furnace Ausmelt, Unmet PT Timah Muntok, Kamis (30/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Project EPCC TSL Furnace Ausmelt PT Timah Tbk menjadi tonggak sejarah baru upaya mengolah cadangan tambang di masa mendatang.

Hal ini diungkapkan General Manager (GM) Babel PT Timah Tbk Ahmad syamhadi, di Ground Breaking Ceremony TSL Furnace Ausmelt, Unmet PT timah Muntok,  Kamis (30/1/2020)

" Ausmelt tonggak sejarah baru yang kita tinggu tunggu. Bagi saya ada sejumlah keutamaan dan efisiensi di hulu dan di hilir. Temen-teman Unmet fokus di hilir," ujar Ahmad syamhadi.

Menurutnya, langkah pembangunan tanur dengan teknologi autotec ini sebagai langkah PT Timah mengolah cadangan tambang perusahaan di masa mendatang.

Terlebih seiring berjalannya waktu cadangan timah terus berkurang setelah ditambang sejak ratusan tahun lalu.

" Karena kita tahu teknologi terbaru ini sangat efisien dibandingkan yang sudah kita miliki lebih dari 50 tahun lalu, akan lebih hemat energi juga efisiensi di berbagai proses tahapannya sangat tinggi," bebernya

Kehadiran ausmelt juga sebagai bentuk efisiensi di hulu.

Ketika secara umum smelter yang dimiliki PT timah Tbk saat ini hanya menerima konsentrat minimal 70 persen SN, maka dengan teknologi baru ini bisa melebur diatas 40 persen SN.

" Dalam kontek konservasi mineral, ini adalah lompatan yang sangat bagus. Ketika cadangan kita makin sulit karena sudah ditambang s puluhan tahun bahkan ratusan tahun makin susah mendapatakan biji timah kadar 70 persen. Jadi ini bentuk efisiensi dihulu dan dihilir," ucapnya.

Ground Breaking Ceremony TSL Furnace Ausmelt ditandai dengan penekanan sirene tanda dimulai project ausmelt, dan pelepasan burung merpati oleh GM industrial Plant PT Wika Achmadi Tri Cahyono, Ka Unmet Muntok Wiyono, berbagai jajaran dari PT Prosys, PT Wika dan PT timah Tbk lainnya. (bangkapos.com / Anthoni Raml) 

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved