Berita Pangkalpinang

Lion Air Alami Masalah Teknis, 44 Penumpang Rute Pangkalpinang-Jakarta Putuskan Batal Terbang

Penumpang maskapai Lion Air tujuan Pangkalpinang- Jakarta sempat marah-marah di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang.

Lion Air Alami Masalah Teknis, 44 Penumpang Rute Pangkalpinang-Jakarta Putuskan Batal Terbang
ISTIMEWA
Tangkapan layar penumpang Lion Air rute Pangkalpinang -Jakarta saat marah-marah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Beredar di WhatsApp video penumpang marah-marah karena pesawat delay di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang 

Pada kiriman tersebut pengirim video menuliskan : Kejadian tadi barusan magrib penumpang ngamuk dan panik pesawat Lion Air rusak tujuan Pgk- Jkt. Penumpang banyak yang turun dan menuntut pihak managemen Lion Air.

Video berdurasi 4:36 menit itu memperlihatkan satu penumpang berkaca mata mempertanyakan pesawat yang tak jadi terbang.

Satu pria mengenakan baju biru berlogo singa merah yang diduga mekanik pesawat Lion Air mengatakan hal tersebut dikarenakan ada masalah technical di pesawat.

"Ini masalah technical di pesawat. Bapak pernah punya motor ya, bapak punya busi kan di motor? Tapi busi satunya mati," ungkap pria berbaju biru tersebut.

Sontak jawaban tersebut mengundang amarah para penumpang, sebab penumpang merasa pesawat tersebut bermasalah tetapi masih mau diterbangkan.

"Busi di sini ada dua, kita pakai yang satu. Jadi satu bisa dipakai, denger dulu bu kalau saya terbangin, tandatangan di situ saya tanggung jawab saya dipenjara bu. Kalau pesawat ada apa-apa," jelasnya lagi.

Para penumpang pun riuh mendengar jawaban tersebut dan mulai emosi pihak managemen Lion Air.

"Saya minta maaf pak," ucapnya menenangkan para penumpang, tapi beberapa penumpang tampak tak terima.

Satu penumpang berbaju merah maju memberikan solusi agar mekanik Lion Air ikut terbang dengan para penumpang.

Halaman
123
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved