Berita Belitung

Rusak Kepercayaan Anggota Sampai Rugi Rp 520 Juta, Ketua Arisan Piauw Divonis Tiga Tahun Penjara

Kerugian yang dialami anggota arisan piauw yakni Dedy alias Ationg jumlahnya cukup banyak mencapai sekitar Rp 520 juta.

net via tribunnnews
ilustrasi arisan bodong 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Majelis hakim Pemgadilan Negeri (PN) Tanjungpandan akhirnya membacakan putusan perkara arisan piauw atas terdakwa Vivi Desimelyana, Kamis (30/1/2020).

Juru Bicara PN Tanjungpandan Rino Adrian mengatakan terdapat dua hal yang dinilai memberatkan terdawa Vivi yang telah merusak kepercayaan yang diberikan kepada sebagai pengurus arisan piauw.

Kerugian yang dialami anggota arisan piauw yakni Dedy alias Ationg jumlahnya cukup banyak mencapai sekitar Rp 520 juta.

Dalam putusan majelis hakim yang diketuai Hari Suprianto didampingi Andi Bayu Mandala dan Rino Adrian selaku anggota memberikan vonis tiga tahun penjara.

Pasca pembacaan putusan, terdakwa yang didampingi penasehat hukumya dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belitung menyatakan pikir-pikir.

"Bahwa semua unsur dalam Pasal 372 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaimana dalam dakwaan alternatif kesatu JPU adalah dinyatakan terpenuhi oleh perbuatan terdakwa. Sehingga terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan yang dilakukan secara terus menerus sebagai perbuatan yang dilanjutkan," ujar Juru Bicara PN Tanjungpandan Rino Adrian kepada posbelitung.co.

Meskipun demikian majelis hakim masih mempertimbangkan keadaan yang meringankan terdakwa yaitu mengaku terus terang atas perbuatan yang telah dilakukan, belum pernah dihukum dan bersikap sopan selama persidangan.

Sementara itu, JPU Kejari Belitung M Aulia Perdana menilai putusan majelis hakim sudah sesuai dengan tuntutan yang disampaikan pada sidang sebelumnya 4,6 tahun penjara.

Meskipun demikian, Aulia menilai masih terdapat upaya hukum pasca putusan tersebut.

"Kami pikir-pikir atas putusan hakim karena masih ada upaya hukum. Jadi diberikan waktu selama tujuh hari," katanya.

(posbelitung.co/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved