TERGIUR Pijatan Bocah SD, Buruh Tani Tak Tahan Godaan Nafsu Dosa hingga Berbuat Dosa Berkali-kali

Pemeriksaan terhadap korban maupun tersangka terus kita dalami untuk mengungkap kemungkinan ada motif lain dari perkara ini,"

TRIBUNSUMSEL.COM
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM – SF (57), buruh tani asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kini mendekam di sel tahanan Polres Cianjur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, menculik siswi sekolah dasar.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku, selama dalam pelarian tersebut sempat mencabuli gadis di bawah umur itu hingga belasan kali.

Korban sendiri saat ini sedang hamil sembilan bulan, diduga akibat perbuatan tersangka.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdhany mengatakan, tersangka melakukan perbuatannya itu semata ingin memiliki korban, karena terkesan dengan kemampuan korban yang bisa memijat.

Kendati korban masih belia, sebut Niki, namun punya kemampuan memijat, sehingga kerap dimintai bantuan oleh warga.

“SF ini bisa dibilang langganan korban, dia sudah empat kali menggunakan jasa korban. Namun, yang kelima kalinya ini malah membawanya kabur,” kata Niki kepada Kompas.com, Rabu (29/01/2020).

Untuk melancarkan aksinya, tersangka membujuk korban dengan iming-iming akan menikahinya.

“Korban ini masih belia sehingga mudah dibujuk rayu," ujar Niki.

"Namun, pemeriksaan terhadap korban maupun tersangka terus kita dalami untuk mengungkap kemungkinan ada motif lain dari perkara ini,"

Halaman
123
Editor: ediyusmanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved