16 Mahasiswa AKP Asal Babar Sudah Magang Kerja dan Digaji, Lainnya Segera Menyusul

Sebanyak 16 orang mahasiswa Akademi Komunitas Presiden (AKP) angkatan perdana asal Kabupaten Bangka Barat (Babar)

16 Mahasiswa AKP Asal Babar Sudah Magang Kerja dan Digaji, Lainnya Segera Menyusul
Ist
Bupati Markus SH didampingi Direktur AKP DR. Erman Soeparno saat meninjau asrama AKP beberapa waktu lalu. 

Sebanyak 16 orang mahasiswa Akademi Komunitas Presiden (AKP) angkatan perdana asal Kabupaten Bangka Barat (Babar) dipastikan sudah magang kerja dan digaji oleh perusahaan-perusahaan nasional yang menjalin kerja sama dengan AKP.

Demikian disampaikan direktur AKP DR. H. Erman Soeparno MBA MSi dalam arahan saat menerima audiensi Bupati Bangka Barat Markus SH di kampus AKP Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/1-2020).

"Setelah anak-anak dididik dan dalam rangka proses penempatan magang kerja, ada proses berikutnya yang harus dilewati. Setiap perusahaan mempunyai metodelogi tes tersendiri. Kemudian juga jurusan apa yang dibutuhkan. Seperti yang ada di PT Syber Global Indonesia, ada anak-anak Bangka Barat yang magang kerja di sana karena memang jurusannya komputer," kata Erman.

Dia memastikan bahwa mahasiswa AKP asal Bangka Barat yang saat ini belum magang sedang menunggu giliran untuk ikut dimagangkan.

"Sebab itu jangan terlalu risau. Sabar saja sembari menyiapkan diri. Kalau bicara soal peluang magang, sangat terbuka, tergantung persiapan kalian. Awal Februari akan ada medical test untuk yang akan magang di LG, Lotte, dan lainnya termasuk PT Fuji asal Jepang yang butuh jumlah karyawan magang kerja dalam jumlah tak terbatas. Tinggal bagaimana kalian sebagai mahasiswa menyiapkan diri untuk layak diterima di perusahaan-perusahaan ternama itu," terangnya.

Dalam audiensi ini, Erman lantas menilai kebijakan Bupati Markus sebagai kepala daerah yang konsent meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bangka Barat lewat pendidikan vokasi sebagai sebuah kebijakan on the track, sebuah terobosan yang bagus.

"Artinya seorang bupati untuk meningkatkan perekonomian daerah harus ada pembangunan baik industri, agro industri dan lainnya. Salah satu yang tak kalah penting adalah pembngunan infrastruktur SDM. Pendidikan vokasi yang digagas Pak Markus sudah tepat untuk menyiapkan angkatan kerja kompeten dan berdaya saing tinggi guna memenangkan kompetisi global maupun regional," tandasnya. (Humas Bangka Barat)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: respileba
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved