Berita Bangka Tengah

Gelar Dialog, F Hukatan KSBSI Serap Aspirasi Buruh di Bangka Tengah

KSBSI mengadakan dialog bersama buruh dan pekerja bertempat di Floreza Cafe, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah

Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Kegiatan Dialog antara KSBSI bermasa buruh di Bateng, di Floreza Cafe, Jumat (31/1/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Federasi Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan, Pertanian dan Perkebunan        (F Hukatan) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mengadakan dialog bersama buruh dan pekerja bertempat di Floreza Cafe, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Jumat (31/1/2020).

Ketua DPP F Hukatan KSBSI, Mathias Mehan, mengatakan tujuan kegiatan ini selain untuk penguatan organisasi dan konsolidasi dengan DPC, juga untuk mengedukasi masyarakat pekerja dan buruh agar memiliki wawasan tentang hak dan kewajiban mereka.

"Tujuan kita adalah untuk konsolidasi, membangun kerjasama dengan DPC, serta menjalin komunikasi bersama stakeholder yang ada di Bateng, sehingga kedepannya nanti kawan- kawan di Bateng dapat memperjuangkan hak- haknya dan meningkatkan kesejahteraan buruh di Bateng," jelas Mathias kepada Bangkapos.com, Jumat (31/1/2020).

Ia mengatakan, menurut hasil penelitian yang mereka lakukan di tahun 2017, ditemukan banyak pelanggaran yang terjadi khususnya di sektor perkebunan, baik itu perkebunan kelapa sawit, perkebunan karet, dan lainnya.

Untuk itu hal tersebut harus diminimalisir karena berkaitan dengan kampanye internasional tentang pelanggaran Hak Asasi Masnusia (HAM) yang terjadi di perkebunan.

"Kami lebih fokus ke perkebunan- perkebunan karena selama ini perkebunan itu sangat sulit untuk dijamah, bisa karena lokasi geografisnya yang jauh, serta letak pekerjaannya seperti seolah- olah tersembunyi, sehingga penting sekali bagi kita untuk dekat langsung dengan buruhnya, menggali tentang kondisi hubungan kerja mereka dengan perusahaan, untuk kemudian kita carikan treatment apa yang paling tepat untuk mengentaskan permasalahan- permasalahan mereka," jelas Mathias.

Ketua DPRD Bateng, Me Hoa, yang menjadi pembicara pada seminar tersebut, berterimakasih dan mengapresiasi pengurus pusat dan DPC F.Hukatan KSBSI yang telah memperhatikan buruh yang ada di Bateng.

"Saya memberikan apresiasi kepada F. Hukatan KSBSI, yang hadir guna mengawal hak-hak buruh atau pekerja yang selama ini mungkin belum optimal perhatiannya baik oleh perusahaan tempat mereka bekerja ataupun pemerintah. Semoga dengan hadirnya organisasi- organisasi yang peduli tentang kesejahteraan buruh dan pekerja ini dapat bersinergi dan bekerjasama bersama kami pemerintah untuk bersama- sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita khususnya di Bateng," ungkap Me Hoa.

Me Hoa juga mengingatkan para buruh dan pekerja perempuan agar tetap memperhatikan kesehatan mereka. Dikarenakan tugas dari buruh wanita terhitung cukup berat, disamping harus bekerja membantu perekonomian keluarga, para buruh wanita juga memiliki kewajiban untuk mengurus keluarga.

"Khusus untuk ibu- ibu pekerja tolong jangan abai dengan kesehatan, di satu sisi memang keadaan membuat kita harus membatu perekonomian keluarga, tetapi di sisi lain kita harus tetap sehat agar bisa melakukan pekerjaan rumah dan mengurus keluarga," pungkas Me Hoa. (Bangkapos.com/Muhammad Rizki)

Penulis: Muhammad Rizki
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved