Jaksa yang Ditarik dari KPK ke Kejagung, Yadyn: Sebut Mau Kembali Tapi Lihat Situasi

Yadyn jaksa yang ditarik oleh Kejagung menghormati penarikan dirinya dari KPK kembali ke tempat asalnya yakni Kejaksaan Agung (Kejagung).

KOMPAS.COM
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  - Dua jaksa yang ditarik oleh Kejaksaan Agung dari KPK menuai polemik.

Yadyn jaksa yang ditarik oleh Kejagung menghormati penarikan dirinya dari KPK kembali ke tempat asalnya yakni Kejaksaan Agung (Kejagung).

Akan tetapi, Yadyn masih berminat untuk bergabung dengan KPK. Dia berharap suatu saat nanti bisa kembali lagi ke KPK.

Selama di KPK, Yadyn menganggap lembaga antikorupsi itu sebagai miniatur Indonesia. Selain itu, ia juga sangat menghargai prinsip independensi yang dijunjung tinggi oleh internal KPK.

"Iya, bahasa saya, 'I'll be back', tapi kan mungkin kita juga melihat situasi, melihat strateginya seperti apa. Insya Allah suatu saat, ya (bisa kembali ke KPK)," kata Yadyn usai mengikuti persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Yadyn mengatakan, sebenarnya ia berharap diberikan kesempatan untuk menuntaskan sejumlah pekerjaannya di KPK.

Sebab, Yadyn mengaku sedang berpartisipasi dalam penanganan 13 perkara saat ini di KPK.

Beberapa di antaranya, seperti kasus dugaan suap dan gratifikasi mantan Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dan kasus dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta.

Ia juga sebenarnya masih ingin mengembangkan kaderisasi jaksa yang bertugas di KPK melalui sejumlah penanganan perkara.

"Harapan saya sebenarnya pengen sampai tanggal 15 Februari, karena kan KPK mengizinkan tidak harus balik dulu, tapi bisa melaksanakan tugas dulu sampai selesai tugas yang dimaksud," kata Yadyn.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved