NESTAPA 4 Gadis Belia Asal Bandung Harus Jadi Budak Pemuas Nafsu di eks Lokalisasi di Pangkalpinang

Kepolisian Resor Pangkalpinang mengamankan tiga anak di bawah umur dan satu orang perempuan dewasa.

NESTAPA 4 Gadis Belia Asal Bandung Harus Jadi Budak Pemuas Nafsu di eks Lokalisasi di Pangkalpinang
Bangkapos.com/Yuranda
Suasana Introgasi terhadap korban trafficking, di ruang Unit PPA Polres Pangkalpinang. Kamis (30/1/2020) 

NESTAPA 4 Gadis Belia Asal Bandung Harus Jadi Budak Pemuas Nafsu di eks Lokalisasi di Pangkalpinang

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Nasib malang dialami empat gadis belia asal Bandung, Jawa Barat. Mereka dipaksa jual diri dengan harga murah di kawasan eks lokalisasi Teluk Bayur, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepolisian Resor Pangkalpinang mengamankan tiga anak di bawah umur dan satu orang perempuan dewasa.

Diduga tiga remaja dan satu perempuan tersebut merupakan korban pedagangan manusia di Cafe Podomoro 2 Cikita Teluk Bayur Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukitintan, Pangkalpinang.

Empat wanita yang diduga sebagai korban pedagangan manusia tersebut masing-masing berinisial An (17), NSO (17), ARS (15), NAL(19), keempatnya merupakan warga Kabupatren Bandung.

Informasi yang diperoleh Bangkapos.com, menyebutkan, Berdasarkan laporan polisi dari Polda Jabar, bahwa satu di antara orang tua korban yang melaporkan bahwa anaknya. Menjadi korban pedagangan manusia di Bangka Belitung.

Pada Rabu (29/1/2020) Pukul 16.00 WIB, Tim Opsnal Polres Pangkalpinang yang dipimpin Aiptu Mardi Bule, mengecek lokasi dan nama anak yang disebut dalam laporan polisi.

Untuk memastikan hal tersebut, anggota Tim Opsnal Polres Pangkalpinang menyamar sebagai pelanggan, memastikan nama yang berinisial ARS (15), berada di tempat tersebut.

Tim Opsnal Polres Pangkalpinang, dibantu Unit Pelindung Perempuan dan Anak Polres Pangkalpinang langsung melakukan penggeledahan lalu ditemukan korban sedang berada di dalam kamar.

Setelah dilakukan pengembangan bahwa terdapat empat anak di bawah umur yang bekerja di cafe tersebut, kemudian keempat anak tersebut dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk diamankan.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved