Orang Tua Tak Perlu Kuatir, Mahasiswa AKP Asal Babar Pasti Dapat Jatah Magang

Direktur Akademi Komunitas Presiden (AKP) DR. H Erman Soeparno MBA MSi memastikan para mahasiswa AKP

Orang Tua Tak Perlu Kuatir, Mahasiswa AKP Asal Babar Pasti Dapat Jatah Magang
Ist
Bupati Bangka Barat berpose bersama manajemen AKP dan mahasiswa asal Kabupaten Bangka Barat. 

Direktur Akademi Komunitas Presiden (AKP) DR. H Erman Soeparno MBA MSi memastikan para mahasiswa AKP angkatan pertama asal Kabupaten Bangka Barat yang saat ini belum magang akan segera mendapat jatah magang.

Sebab itu, Erman meminta para mahasiswa AKP dan juga orang tuanya untuk tak perlu kuatir dan bersabar menunggu jatah magang tersebut.

Para mahasiswa/mahasiswi Akademi Komunitas Presiden (AKP) angkatan pertama asal Bangka Barat saat audiensi dengan Bupati Markus SH, Jumat (31/1).
Para mahasiswa/mahasiswi Akademi Komunitas Presiden (AKP) angkatan pertama asal Bangka Barat saat audiensi dengan Bupati Markus SH, Jumat (31/1). (Ist)

Demikian penegasan mantan anggota DPR RI periode 1999 hingga 2004 itu saat menerima kunjungan Bupati Bangka Barat Markus SH beserta rombongan ke kampus AKP di Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (31/1).

"Saya bisa menjamin bahwa AKP ini tidak hanya berhenti pada tahap mendidik dan setelah selesai lalu beri ijazah. AKP punya tanggung jawab membantu anak-anak Bangka Barat untuk dimagangkan, kalau bisa langsung kerja. Hanya masalahnya tidak semua perusahaan bisa menerima sekian orang sekaligus termasuk harus tes melalui standar perusahaan. Saat ini kalian kita persiapkan untuk itu," jelas Erman.

Terkait penerimaan untuk tenaga magang ini, sambung Erman, disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

"Mereka (perusahaan-red) yang telah bekerjasama AKP dalam hal program pemagangan yang akan menghubungi kita soal kapan butuhnya, berapa orang kuotanya dan lainnya. Pada awal Februari dan pertengahan Februari ini akan ada medical check up untuk yang segera magang. Persiapkan diri kalian dengan baik," ujarnya.

Suasana berlangsungnya audiensi di ruang pertemuan AKP
Suasana berlangsungnya audiensi di ruang pertemuan AKP (Ist)

Erman juga menepis isu miring yang belakangan beredar di sebagian kalangan orang tua mahasiswa, bahwa harus terlebih dahulu menyetorkan uang dalam nominal tertentu agar bisa diterima magang.

"Soal magang harus bayar dahulu Rp 10 juta oleh orang tua itu tidaklah benar. Tapi kalau sudah magang karena sudah dapat penghasilan sekitar 75-80% dari UMR Bekasi, itu baru dipotong untuk biaya makan minum kalian. Dan potongnya pun cuman 10 bulan. Setelah itu akan diterima full," imbuhnya.

Sementara Bupati Bangka Barat Markus mengaku senang bisa bertemu kembali dengan mahasiswa AKP asal Bangka Barat dalam keadaan sehat dan ceria.

"Saya lihat setelah beberapa bulan di Bekasi ini pada cerah ceria semua. Saya juga mendengar langsung dari pihak AKP bahwa anak-anak di sini sangat disiplin dan punya karakter baik. Ini sangat luar biasa dan membanggakan. Saya dari awal sudah sampaikan, kita jauh-jauh ke sini kita tunjukan perilaku yang baik. Soal magang, saya ingatkan sabar saja, tak perlu kuatir, semua akan dapat jatah. Apalagi sudah disampaikan oleh direktur AKP," tutur politisi PDI Perjuangan itu. (Humas Bangka Barat)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: respileba
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved