Breaking News:

Hanya Dapat Rp1 Juta untuk Dana Riset Sawit, Profesor ITB Ini Curhat ke Jokowi

Subagjo merupakan guru besar di ITB yang mengembangkan katalis untuk mengkonversi sawit menjadi bahan bakar nabati

ANTARA FOTO/RAHMAD Via KOMPAS.com
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

Hanya Dapat Rp1 Juta untuk Dana Riset Sawit, Profesor ITB Ini Curhat ke Jokowi

BANGKAPOS.COM--Profesor Institut Teknologi Bandung (ITB) Subagjo curhat ke Presiden Joko Widodo tentang dana penelitian.

Subagjo merupakan guru besar di ITB yang mengembangkan katalis untuk mengkonversi sawit menjadi bahan bakar nabati.

Subagjo mengaku takjub saat menerima bantuan hingga Rp46 miliar dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Rp8 miliar dari PT Pertamina (Persero) untuk penelitian.

Pasalnya, selama ini bantuan yang diterima timnya tak lebih dari Rp1 juta.

"Sebelumnya kita dapat bantuan, cuma dapat Rp1 juta. Jadi Rp46 miliar itu kami rasa sangat besar," ujar Subagjo dalam 'Rakornas 2020 Integrasi Riset dan Inovasi Indonesia' di Graha Widya Bhakti, Puspitek, Tangerang Selatan, Kamis (30/1).

Jokowi bergurau bahwa angka Rp46 miliar sebenarnya sangat kecil. Apalagi dana sawit yang dimiliki BPDPKS, kata dia, mencapai hampir Rp35 triliun. Oleh karena itu, Jokowi telah meminta agar dana itu diperbanyak untuk pengembangan katalis.

"Dana sawit kita mendekati Rp35 triliun. Untuk apa disimpan saja. Saya sudah perintahkan perbanyak bantuan ke ITB untuk katalis," katanya.

Mengetahui respons positif Jokowi, Subagjo pun menyampaikan keinginan untuk membangun pabrik katalis sendiri.

"Kalau begitu kami butuh sangat besar. Kami ingin membangun pabrik katalis. Sejak lama saya ingin ada pabrik katalis, Pak," ucap Subagjo.

Halaman
1234
Editor: M Zulkodri
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved