Breaking News:

Advertorial

Desa Simpang Yul Kabupaten Bangka Barat Menuju Swasembada Beras

WARGA DESA Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat kini telah berhasil memproduksi beras dari hasil panen usaha tani padi sawah

ist/APDESI BABAR
Kegiatan Pemberian Bantuan Kepada Anak Yatim Dari Ikatan Mahasiswa Simpang Yul dan Koperasi Desa Simpang Yul 

BANGKAPOS.COM--WARGA DESA Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat kini telah berhasil memproduksi beras dari hasil panen usaha tani padi sawah. Areal sawah seluas 128 hektare yang dikembangkan sudah bisa memenuhi kebutuhan hidup masyarakat desa. Bahkan hasil produksinya selain untuk dikonsumsi tetapi juga untuk dijual. Usaha tani padi sawah menjadi sumber pendapatan baru, sektor perekonomian yang menjanjikan.

Kepala Desa Simpang Yul, Fathurrohim menjelaskan, padi sawah merupakan sektor pangan yang akan menjadi unggulan di desanya.

“Mereka sudah tidak perlu membeli beras lagi untuk beberapa waktu. Karena pada setiap tahunnya sesuai siklus penanaman yaitu dua kali, pada panen pertama biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, dan pada penen yang kedua kalinya biasa dimanfaatkan masyarakat saya untuk dijual secara umum,” jelas Fathurrohim.

Fathurrohim menaruh harapan bahwa Desa Simpang Yul menjadi salah satu sentra pemasok beras di Babel. Dan untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi, pemerintah desa akan mengajukan izin ke dinas terkait dan kemen­terian untuk dibantu dalam pengujian varietas-varietas padi yang ditanam di wilayah Simpang Yul. Selain itu akan dibuat label beras milik desa Simpang Yul sehingga pada proses pengembangan dan penjualannya akan lebih mudah dan tersebar secara luas.

“Usaha tani padi sawah membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, membantu pemerataan pembangunan, menjadi peluang lapangan kerja baru, potensi pendapatan masyarakat. Ini terus kami kembangkan sejak awal saya menjadi Kepala Desa,” tegas Fathurrohim.

Lebih lanjut Fathurrohim menjelaskan pihak desa juga memberikan pembinaan, pendampingan, serta bim­bingan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mengembangkan usaha tani padi sawah.

“Kami juga gencar membangun infrastruktur dan layanan fasilitas masyarakat yang dibutuhkan di desa. Jalan usaha tani yang sudah dibangun sebanyak 10 titik, lapangan sepakbola yang juga sedang kami kerjakan, dan InsyaAllah fasilitas olahraga lainnya. Potensi yang ada di desa terus kami kembangkan untuk meningkatkan pe­rekonomian warga sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap Fathurrohim. (advertorial/j2)

Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herya­wandi memberikan kendaraan layanan kesehatan kepada masyarakat Desa Simpang Yul
Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herya­wandi memberikan kendaraan layanan kesehatan kepada masyarakat Desa Simpang Yul (ist/APDESI BABAR)
Momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (ist/APDESI BABAR)

Kawasan Wisata Edukasi

Kepala Desa Simpang Yul, Fathurrohim memastikan usaha tani padi sawah akan terus dikembangkan menjadi kawasan wisata edukasi berbasis agrowisata.

“Kami juga sedang berupaya mematangkan konsep yang akan menjadikan lahan sawah seluas 120 hektare menjadi kawasan edukasi wisata berbasis agrowisata. Konsep sudah ada namun masih perlu dimatangkan dan setelah rampung akan disampaikan ke semua pihak terkait di Kabupaten maupun Provinsi,” jelasnya.

Bakal Kawasan Wisata Edukasi Persawahan & Perkebunan di Dusun Petaling Jaya
Bakal Kawasan Wisata Edukasi Persawahan & Perkebunan di Dusun Petaling Jaya (ist/APDESI BABAR)
Halaman
123
Penulis: iklan bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved