Advertorial

Markus Tegaskan, Mutasi PNS Hanya untuk Promosi Jabatan

Bupati Bangka Barat, Markus, SH., menegaskan hanya akan menyetujui pengajuan Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Markus Tegaskan, Mutasi PNS Hanya untuk Promosi Jabatan
Ist
Bupati Markus, dalam sambutannya saat melantik 247 CPNS menjadi PNS tahun anggaran 2018 di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat, Senin (3/2/2020) pagi. 

BANGKAPOS.COM--Bupati Bangka Barat, Markus, SH., menegaskan hanya akan menyetujui pengajuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Bangka Barat jika yang bersangkutan mendapatkan promosi jabatan.

Karena itu, PNS atau ASN yang selama ini mengajukan mutasi bukan karena alasan promosi jabatan tapi alasan mengikuti suami atau istri (keluarga-red), dipastikan akan ditolak.

"Belum lama ini saya menerima kunjungan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 7 dari Palembang. Salah satu pesannya agar Bupati tidak menyetujui perpindahan PNS dengan alasan tidak kuat. Kalau alasan ikut istri atau suami itu tidak dibenarkan. Bupati harus menolak tanda tangan, sebab tidak ada dalam peraturan perundang - undangan, dalam peraturan Kepala BKN juga tidak ada. Maka Bupati salah kalau menandatangani," tegas Markus dalam sambutan saat melantik 247 CPNS menjadi PNS tahun anggaran 2018 di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat, Senin (3/2/2020) pagi.

Para PNS yang dilantik terdiri dari golongan III B, III A dan II C, dengan rincian 180 orang tenaga guru, 16 orang tenaga teknis dan 51 orang tenaga kesehatan.

Sementara untuk PNS jabatan guru dan tenaga kesehatan, terang politisi PDI Perjuangan itu, kemungkinan besar tidak bisa dikasih pindah.

"Karena itu sesuai kebutuhan dan sangat diperlukan," sambungnya.

Markus menegaskan kepada para PNS yang baru dilantik agar tidak menjadikan Bangka Barat hanya sebagai batu loncatan. Dia dengan tegas mengatakan tidak akan mengabulkan pengajuan pindah tugas sesuai rekomendasi BKN.

"Ini tidak hanya berlaku untuk yang baru dilantik. Saya minta juga Kepala Dinas jangan kasih - kasih rekomendasi, itu udah jelas. Kepala BKN yang menyampaikan kepada kita. Jadi mulai hari ini kalau tidak sesuai aturan perundang - undangan saya pun tidak akan memberikan rekomendasi karena sudah diwanti - wanti sama Kepala BKN," tandasnya. (Humas Pemkab Bangka Barat)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved