Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Penindakan Salon Esek-Esek, Wali Kota Pangkalpinang: Kirimkan Ke Kami Bukti Kalau Ada

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, menyatakan, untuk melakukan penindakan terhadap salon-salon kecantikan berkedok esek-esek

Penulis: | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, menyatakan, untuk melakukan penindakan terhadap salon-salon kecantikan berkedok esek-esek, pihaknya perlu adanya laporan dari masyarakat yang disertai bukti jelas.

Menurutnya, penegak perda yakni Satuan Polisi Pamong Praja Pangkalpinang sudah pernah melakukan razia di sejumlah salon, namun tidak menemukan bukti praktik prostitusi di lokasi tersebut.

"Kalau memang ada laporkan ke kami. Kami akan tindak. Kalau kami lakukan penindakan ke mereka tanpa bukti tidak bisa seperti itu. Ya media juga laporkan kalau menemukan kondisi salon negatif," kata Molen sapaan akrab Maulan Aklil saat dikonfirmasi, Senin (3/2/2020).

Menurutnya, selama ini memang sering terdengar kabar mengenai salon kecantikan berkedok praktik prostitusi, namun tanpa disertai bukti jelas dan kuat.

Sementara itu, dia menyebut, selama pihaknya melakukan razia dan pengawasan pun, pemilik salon menunjukkan kondisi yang tidak seperti dimaksud.

Molen menuturkan, pihaknya tentu akan melakukan penindakan tegas terutama yang meresahkan masyarakat Pangkalpinang.

Dia mengimbau agar kabar mengenai praktik tersebut segera dilaporkan dan disertai bukti sehingga Satpol PP segera melakukan penindakan.

Molen menegaskan, siap memberikan sanksi tegas dengan menutup izin usaha salon tersebut yang melanggar. Begitu pun dengan pekerjanya akan dikembalikan ke daerah asal. Jika pekerja warga Pangkalpinang, akan diberi pembinaan di panti sosial.

Terpisah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pangkalpinang, Susanto, mengatakan, pihaknya melakukan penindakan dengan disertai bukti. Tidak serta merta melakukan penindakan tanpa adanya bukti dan laporan. Susanto menyebut, sejauh ini belum ada laporan yang masuk kepihaknya mengenai praktik prostitusi di salon kecantikan.

"Kami tentu akan berkoordinasi dengan dinas pariwisata untuk pembinaan salon ini. Cuma selama ini belum ada laporan. Kami pernah lakukan razia tapi tidak ketemu yang seperti itu. Mau kita tindak tidak ada buktinya," ucap Susanto.
(Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved