Berita Sungailiat

Satpol PP Razia Kawasan Mambo, Temukan Warung Alkohol Dijaga Cewek Seksi

Minuman keras tetap beredar di warung-warung yang dijaga oleh wanita-wanita muda berpenampilan seksi.

IST/Suherman
Tampak Satpol PP Bangka dibantu pihak kepolisian merazia dan mendata pedagang di Kawasan Mambo Sungailiat Bangka, Minggu (2/2/2020) malam hingga Senin (3/2/2020) dinihari. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Minuman beralkohol beredar lagi di Kawasan Mambo Sungailiat Bangka. Padahal kawasan itu telah ditata rapi oleh pemerintah agar terhindar pada kesan kumuh dan kriminal.

Tapi buktinya minuman keras tetap beredar di warung-warung yang dijaga oleh wanita-wanita muda berpenampilan seksi.

"Makanya malam tadi hingga menjelang dini hari kita lakukan razia di Kawasan Mambo Sungailiat," kata Plt Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Kusyditama diwakili Kabid Penegakan Perundang-Undangan, Achmad Suherman kepada bangkapos.com, Senin (3/2/2020).

Operasi yang digelar pada Minggu (2/2/2020) malam hingga Senin (3/2/2020) dini hari itu melibatkan berbagai pihak, tak hanya Pol PP namun pihak kepolisian.

Razia dilakukan menyusul adanya laporan warga yang merasa resah pada kondisi Mambo yang merupakan bekas kawasan terminal dan pasar yang kini telah 'disulap' jadi sebuah taman di tengah kota itu.

"Laporan menyebutkan bahwa pedagang di Mambo ini tidak pernah jera jualan minuman beralkohol. Ada puluhan botol minuman berlakohol kita sita. Sayangnya razia kita diduga bocor karena pas kita Sidak ke lokasi, minuman jenis bir sudah banyak dibuang di belakang warung-warung kosong," kata Suherman.

Intinya upaya pemerintah menciptakan Mambo sebagai pusat kota yang bersih, indah, aman dan terkendali belum membuahkan hasil karena adanya aktivitas pedagang minuman keras seperti yang dimaksud.

"Selain kumuh, juga banyak terpal tambahan di lokasi ini. Ditemukan juga warung jualan bir dan tempat nongkrong orang selesai ngarak (minum arak). Para penjaga warungnya cewek-cewek muda seksi," kata Suherman.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka dikawatirkan muncul kesan negatif pada kawasan itu. Padahal Mambo merupakan aset pemerintah daerah yang telah dibangun menggunakan anggaran yang cukup besar.

"Ini tempat pemerintah. Kalau kita proses hukum, nanti mereka malah bilang kita tidak punya rasa keadilan lah. Ada juga orang jualan pakai mobil tanpa izin," sesal Suherman seraya memastikan, jika pedagang terus membandel, Pol PP bakal menyita warung tersebut.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved