Berita Pangkalpinang

Soal Salon Plus-plus, Ustadz Dede Sarankan Pemerintah Daerah dan Polisi Lakukan Razia

Aparat Kepolisian harus menindak secara cepat dengan melakukan razia di salon-salon yang terindikasi menawarkan jasa plus-plus tersebut.

Bangkapos.com/Ramandha
Anggota DPRD Babel, Dede Purnama Alzulami 

Soal Salon Plus-plus, Ustadz Dede Sarankan Pemerintah Daerah dan Polisi Lakukan Razia

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Menanggapi fenomena dugaan keberadaan salon plus-plus di Kota Pangkalpinang, mendapat tanggapan serius Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel), Dede Purnama Alzulami.

Menurutnya, aparat Kepolisian harus menindak secara cepat dengan melakukan razia di salon-salon yang terindikasi menawarkan jasa plus-plus tersebut.

"Pesan saya salon-salon kecantikan yang ada di Bangka Belitung, janganlah bermain kotor. Kalau memang betul ada di sini, ini tugas aparat untuk langsung melakukan razia," tegas Dede kepada Bangkapos.com, Senin (3/2/2020).

Pria yang akrab disapa Ustadz Dede ini mengatakan, apabila memang terbukti keberadaan salon itu, sudah seharusnya pihak pemerintah daerah (pemda) bersama aparat terkait melakukan tindakan.

Dipijat di Salon Plus-plus, Pria Ini Ngaku Kelelahan Tapi Ngeluh Lebih Puas Kalau Ceweknya Cantik

Tindakan ini, dikatakannya, tidak hanya terbatas dengan melakukan pembinaan serta pendataan. Pemerintah juga harus memberikan solusi yang bisa membuat para pelaku untuk tidak kembali melakukan kegiatan melanggar aturan tersebut.

"Jangan hanya sebatas pembinaan. Harus ada tindakan konkret. Untuk pelaku, jelas melanggar 2 aturan, baik agama maupun hukum dunia," ungkapnya.

"Untuk 'korban', saya rasa tindakan pemulangan terhadap mereka dapat dilakukan. Kita mau, mereka datang jangan hanya ingin bekerja sebagai pekerja prostitusi. Kembalikan mereka ke daerah masing-masing," ungkap Dede.

Wanita Pegawai Salon Kejang-kejang Akhirnya Tewas Usai Konsumsi Ekstasi saat Dugem

Dia menyarankan kepada pemda agar bagi pekerja prostitusi yang memang asli daerah dan terbukti ikut menjadi bagian dari jasa plus-plus, dapat diberikan pembinaan secara berlanjut.

Hal ini bisa berupa penyediaan lapangan kerja yang halal dan berdampak positif. Misalnya, pemda membuat suatu kegiatan yang memberikan penghasilan kepada oknum terkait.

Satpol PP Amankan Pegawai dan Pemilik Salon Plus-plus

"Kemarin saya sempat bertemu pak walikota. Dia juga berniat, agar para pekerja plus-plus yang asli daerah 'kalau ada', bisa kita berdayakan untuk membuka loundry di hotel-hotel yang ada di sini," terang Dede.

"Saya sangat setuju itu. Malahan saya bilang ke pak wako, kalau bisa secepatnya direalisasikan. Kalau yang bukan (asli daerah), pulangkan mereka," tegas Dede

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved