Berita Sungailiat

Taman Kota Sungailiat Jadi Tempat Mabuk-mabukan, Satpol PP Temukan Banyak Botol Miras

Warung atau lapak pedagang menemukan sebanyak 50 botol minuman beralkohol dan 30 botol minuman beralkohol yang sudah kosong

ist/satpol pp kabupaten bangka
Foto Ilustrasi- Tim Satpol PP Kabupaten Bangka saat melakukan patroli di Jembatan Emas san RTH Taman Kota Sungailiat untuk melakukan razia miras, Rabu (13/2/2019) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Satpol PP Kabupaten Bangka, FKPM, Polsek Sungailiat, Bhabinkamtibmas dan Bagian Umum Setda Bangka melaksanakan razia dadakan di kawasan Taman Kita Sungailiat, khususnya di warung atau lapak pedagang menemukan sebanyak 50 botol minuman beralkohol dan 30 botol minuman beralkohol yang sudah kosong, Minggu (02/02/2020) malam

Hal ini diungkapkan Aditya, Kasi Ketertiban Umum (Tubun) Satpol PP Kabupaten Bangka saat ditemui di Kantor Bupati Bangka, Senin (002/2020)

"Dari 50 botol minuman beralkohol berisi itu ada 7 botol yang disembunyikan di salah satu lapak kosong yang sudah lama tidak diusahakan, jadi hari ini kita akan memanggil pedagang yang terdaftar menempati lapak itu ," kata Aditya

Sesuai dengan peraturan apabila di lapak pedagang Taman kota Sungailiat ada ditemukan berjualan minuman beralkohol maka pedagang yang memiliki lapak tersebut akan dicabut izin berjualannya.

"Jadi barang bukti yang ditemukan sebanyak 50 botol minuman beralkohol yang masih berisi dan 30 botol yang sudah kosong. Kebanyakan botol minuman ini ditemukan di belakang pagar lapak pedagang namun ada 7 botol minuman beralkohol yang masih bersih ditemukan di salah satu lapak pedagang yang kosong," jelas Aditya.

Aditya menjelaskan sesuai dengan hasil pertemuan dengan para pedagang Taman Kota Sungailiat beberapa waktu yang lalu sudah diimbau agar para pedagang tidak ada lagi yang menjual minuman yang beralkohol atau minuman keras di lapak-lapak pedagang Taman Kota Sungailiat.

"Apabila ditemukan ada lapak pedagang yang masih menjual minuman keras atau minuman beralkohol, maka izin berjualan di lapak tersebut akan dicabut," tegas Aditya.

Sementara itu Kabag Umum Setda Bangka, Ismir R mengatakan kegiatan ini dalam rangka penataan kembali kawasan Taman Kota Sungailiat supaya bisa lebih representatif untuk tempat wisata keluarga.

"Untuk sanksi kepada oknum pedagang yang menjual minuman keras di lapaknya akan dipanggil pihak Satpol PP untuk dimintai keterangan sebanyak satu orang pedagang," kata Ismir.

Ismir mengatakan pengelolaan dan penjagaan Taman Kota Sungailiat ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah saja tetapi masyarakat dan para pelaku usaha yang ada di kawasan Taman Kota Sungailiat juga ikut serta membantu perubahan wajah Taman Kota Sungailiat ini.

"Kalau kita ingin merubah wajah Taman Kota Sungailiat ini maka mereka juga harus merubah perilaku, dimana para pedagang jangan sampai lagi menjual minuman keras atau minuman beralkohol di lokasi ini," harap Ismir.

(Bangkapos.com/Edwardi).

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved