Berita Sungailiat

Total Bantuan Dana Hibah 2020 Pemkab Bangka Masih Dirinci

Rahmani mengatakan belum bisa merinci berapa jumlah bantuan dana hibah yang akan diberikan kepada 80 lebih organisasi, lembaga, yayasan

Total Bantuan Dana Hibah 2020 Pemkab Bangka Masih Dirinci
bangkapos.com/Edwardi
Kegiatan sosialisasi pemberian bantuan dana hibah tahun 2020 Pemkab Bangka kepada para penerima di OR Bina Praja Kantor Bupati Bangka, Senin (03/02/202). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kabag Kesra dan Kemasyarakatan Setda Bangka, drh H Rahmani mengatakan belum bisa merinci berapa jumlah bantuan dana hibah yang akan diberikan kepada 80 lebih organisasi, lembaga, yayasan dan lainnya yang akan dicairkan tahun 2020 ini.

"Untuk jumlah berapa besar dana hibah ini saya belum tahu rinciannya, karena dalam SK penerimanya juga tergabung dengan penerima dana BOS +Biaya Operasional Sekolah), insentif guru TPA, guru sekolah swasta juga ada dalam satu DPA sehingga harus lebih dirinci lagi," kata Rahmani saat kegiatan sosialisasi pemberian bantuan dana hibah tahun 2020 Pemkab Bangka kepada para penerima di OR Bina Praja Kantor Bupati Bangka, Senin (03/02/2020).

Diungkapkannya tujuan pemberian dana hibah ini untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat, terutama untuk bentuk pembangunan fisik dan kepentingan keagamaan atau religi, juga ada kepentingan sosial, olahraga, dan lainnya.

" Diantara penerima dana hibah seperti ada KONI, MUI, FKUB, NU, Muhammadiyah, ada juga yayasan rumah ibadah baik masjid, gereja, vihara dan lainnya," ungkap Rahmani.

80 Organisasi Dapat Dana Hibah

Pemkab Bangka melalui Bagian Kesra dan Kemasyarakatan menggelar sosialisasi pemberian bantuan dana hibah 2020 kepada para penerima bantuan di OR Bina Praja Kantor Bupati Bangka, Senin (03/02/2020).

Kabag Kesra dan Kemasyarakatan Setda Bangka, drh H Rahmani mengatakan kegiatan ini terkait sosialisasi tatacara pencairan dan pelaporan penggunaan dana hibah dari Pemkab Bangka.

"Para penerima bantuan dana hibah sebanyak 80 lebih oirganisasi, lembaga, yayasan dan lainnya ini sebelumnya sudah ada penetapan atau DPA dan SK Bupati Bangka juga sudah ada. Maka hari ini disosialisasikan kepada mereka untuk membuat kembali proposal pencairan dana," kata Rahmani.

Dilanjutkannya, karena usulan permintaan dana dari organisasi tak sama dengan hasil penetapan dana yang akan diberikan, misalnya sebelumnya mereka mengusulkan Rp 500 juta ternyata hanya bisa dibantu Rp 200 juta.

Maka harus membuat proposal kembali sesuai pagu dana yang diberikan Pemkab Bangka ini

"Kita minta rincian kegiatan yang akan dilakukan apa saja, kalau untuk bangun masjid silahkan dirinci berapa semen, pasir, bata dan lainnya yang dibutuhkan," jelas Rahmani.

Dilanjutkannya selain itu persyaratan lain yang dibutuhkan, bila yayasan maka harus ada Akta Notaris nya yang disahkan Kemenkum dan HAM, RAB nya harus fix jangan sampai ada lagi revisi.

Laporan pertanggungjawabannya harus diberikan setelah kegiatan dilaksanakan dan dilengkapi dengan bukti-bukti pembelian dan sebagainya.

"Hal-hal inilah yang harus disosialisasikan kepada para penerima bantuan dana hibah ini," tukasnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved