Senin, 18 Mei 2026

Gempa Hari Ini

Evaluasi Gempa Bumi Selama Januari 2020, Ada 8 Kluster Zona Aktif di Indonesia, Ini Daftarnya

Menurut dia, sekalipun aktivitas gempa hanya bermagnitudo kecil yaitu kurang dari 5 magnitudo, tetap perlu dipantau pergerakannya.

Tayang:
Editor: Teddy Malaka
(Dok. BMKG)
Peta seismisitas Indonesia periode Januari 2020 

BANGKAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) merilis evaluasi gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Indonesia selama Januari 2020.

Aktivitas gempa bumi selama sebulan dipetakan menjadi peta aktivitas gempa bulanan atau peta seismisitas bulanan.

Kabid Infomasi Gempa bumi BMKG Daryono menjelaskan, peta ini memperlihatkan sebaran aktivitas gempabumi dalam sebulan.

"Kita juga dapat mengetahui adanya kluster atau gerombolan sebaran pusat-pusat gempa tektonik di beberapa wilayah," kata Daryono saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (1/2/2020) siang.

Kluster-kluster aktivitas gempa kecil ini disebut sebagai zona aktif.

Menurut dia, sekalipun aktivitas gempa hanya bermagnitudo kecil yaitu kurang dari 5 magnitudo, tetap perlu dipantau pergerakannya.

Daryono menyebutkan, terdapat 8 kluster gempa kecil yang tampak pada Januari 2020 yakni:

  • Nias, Simeulue
  • Bengkulu, Jawa Barat
  • Bali, Lombok, Sumba
  • Gorontalo
  • Laut Maluku
  • Ambon
  • Banda
  • Mamberamo Papua

Sempat tersiar kabar yang beredar di masyarakat bahwa ke-8 kluster tersebut akan terjadi gempa besar.

Daryono menegaskan, peta zona aktif tersebut bukan prediksi gempa sehingga masyarakat tidak perlu takut atau khawatir.

"Hanya kita sebaiknya tetap perlu waspada karena pada bulan Januari cukup aktif, bisa jadi masih berlanjut pada bulan Februari, tetapi bisa juga aktivitasnya berakhir di bulan februari tanpa ada gempa signifikan," ujar dia.

Namun, lanjut dia, bisa jadi terdapat kluster yang berubah tidak aktif atau bergeser ke zona lain.

Pergeseran zona aktif dari waktu ke waktu adalah dinamika aktivitas gempa tektonik di Indonesia.

Hal ini wajar karena wilayah kita memiliki sumber gempa yang banyak.

Dari klaster aktivitas gempa ini, kita dapat mengetahui adanya zona aktif yang masih bertahan seperti yang ada di Lombok, Ambon, dan Mamberamo.

Meski demikian, ada zona aktif yang cepat berakhir tanpa terjadi gempa kuat.

Peta zona aktif adalah laporan aktivitas gempa bulanan, di mana BMKG melakukan tugasnya melakukan monitoring gempa di wilayah Indonesia.

Ini menjadi bagian dari tugas BMKG dalam memberikan informasi gempabumi serta mengedukasi masyarakat terkait aktivitas gempa bumi di Indonesia.

Belakangan Indonesia dilanda gempa bumi, berikut ini bacaan doa yang bisa kamu baca saat gempa bumi mengguncang.

BANGKAPOS.COM -  Sudah tak terhitung berapa kali gempa terjadi hingga saat ini.

Perasaan trauma dan was-was kerap dirasakan para korban gempa.

Nah buat kamu yang Muslim, bisa mencoba untuk membaca doa ini ketika gempa bumi terjadi.

اَللَّهُمّ إِنّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا، وَخَيْرَ مَا أَرْسَلْتَ بِهِ؛ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّمَافِيْهَا وَشَرِّمَا أَرْسَلْتَ بِهِ

"ALLAHUMMA INNII AS’ALUKA KHOIROHAA, WA KHOIROMAA FIIHAA WA KHOIRO MAA ARSALTA BIH, WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHAA WASYARRI MAA FIIHAA WA SYARRI MAA ARSALTA BIH."

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan."

Tips Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan juga di beberapa negara lain.

Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng utama dunia, yaitu lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik yang berhimpitan dan saling menekan, sehingga memungkinkan munculnya gempa.

Pada gempa berkekuatan 5,9 skala richter di Yogyakarta pada 27 Mei 2006, lebih dari 6000 orang meninggal dunia, puluhan ribu lainnya luka, dan ratusan ribu rumah rusak.

Terbayang betapa mengerikannya gempa bumi. Oleh karena itu kita sebaiknya mengerti langkah-langkah apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa, sesuai panduan Palang Merah Indonesia (PMI).

Kebiasaan waspada

- Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).

- Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan di mana letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.

- Di dalam ruangan tempat kamu berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.

- Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.

- Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain.

- Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan ketika gempa terjadi

Saat terjadi gempa tetaplah tenang, lalu lakukan tindakan sebagai berikut:

1. Jika berada di dalam rumah Berusahalah menyelamatkan diri dan keluarga. Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan. Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.

2. Jika berada di luar rumah Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka. Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.

3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.

4. Jika berada di dalam kendaraan Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.

5. Jika berada di gunung atau pantai Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Kamu berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

Tindakan setelah gempa terjadi

Setelah bencana gempa bumi terjadi, lakukanlah langkah-langkah berikut:

- Bila masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar.

- Periksalah keadaan diri sendiri, apakah ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda.

- Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.

- Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.

- Jika mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu.

- Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.

(Tribunstyle.com/Tisa/Kompas.com) 

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Inilah Bacaan Doa Saat Gempa Bumi Terjadi, http://style.tribunnews.com/2018/10/03/inilah-bacaan-doa-saat-gempa-bumi-terjadi?page=all.

dan juga telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi", https://lifestyle.kompas.com/read/2018/01/24/212723120/tips-menyelamatkan-diri-saat-gempa-bumi?page=all.

Sumber: Kompas.com
Tags
gempa
Zona
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved