Senin, 20 April 2026

CPNS 2019

Ini Nilai Tertinggi hingga Hari Kedua Proses Seleksi SKD CPNS 2019 Pemprov Bangka Belitung

Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mendapat nilai tertinggi dari peserta

bangkapos.com/Kemas Ramandha
Peserta seleksi CPNS Provinsi Babel usai mengikuti Proses Ujian SKD 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -  Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah mendapat nilai tertinggi dari peserta.

"Kemarin ada 4 sesi dan hari ini ada 5 sesi. Untuk kemarin itu, kalau nilai tertinggi itu nilainya 401. Untuk hari ini, baru berjalan 2 sesi. Sampai saat ini nilai tertinggi hingga sesi kedua nilainya 402," jelas Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, BKPSDM Babel, Muhammad Erisco Nurrahman kepada bangkapos.com, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya, perolehan nilai SKD tersebut, dapat dilihat secara langsung oleh peserta maupun masyarakat lainnya melalui sistem online serta layar rekapitulasi nilai masing-masing peserta yang ada di beberapa titik di Kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel).

"Mereka bisa langsung lihat kok nilai mereka. Jadi setelah mereka keluar, dapat melihat langsung di layar-layar yang telah kami sediakan di ruang tunggu, maupun di lantai bawah," katanya.

Dia menuturkan, dengan sistem seleksi yang transparan diharapkan dapat melahirkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih berkompetensi.

Erisco juga menilai masyarakat juga dapat menilai secara langsung proses seleksi yang digelar di ruang CAT, lantai 4 Kantor Gubernur Provinsi Babel ini.

"Memang proses kali ini sangat transparan. Dimana kita bisa lihat secara langsung hasil dari para peserta SKD ini," ungkapnya.

"Di hari kedua ini, hari Selasa 4 Februari artinya nanti sudah berjalan 6 sesi. Sampai nanti di hari Selasa 11 Februari, artinya di tingkat provinsi ada 43 sesi dalam waktu 9 hari," lanjut Erisco.

Sementara itu, terkait pelaksanaan ujian SKD dengan sistem CAT, pihaknya juga sudah melakukan antisipasi kendala putusnya aliran listrik selama proses seleksi berjalan.

BKPSDM Babel telah berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Babel untuk tidak melakukan pemadaman listrik di area kantor gubernur.

"Kita juga sudah menyampaikan surat ke Biro Umum. Sudah kita sampaikan bahwa ketika ada pemadaman listrik harus siapkan genset. Secara otomatis artinya ketika listrik padam, genset tersebut akan hidup," ucapnya.

"Itu sudah dilakukan persiapan oleh mereka (biro umum) dan artinya memang sudah kita siapkan. Sesuai dengan prosedur yang ada," tutupnya.

(bangkapos.com/Kemas Ramandha)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved