Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Anggaran Pendidikan Sudah 20 Persen, Molen Akui Tak Cukup Bangun Sarpras Sekolah

untuk mencapai sarana dan prasarana yang maksimal tentu membutuhkan perencanaan yang matang dan diimbangi penganggaran.

Penulis: | Editor: Hendra
Bangkapos/Irakurniati
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Maulan Aklil, mengatakan Pemerintah Kota Pangkalpinang telah membagikan porsi sebesar 20 persen dari APBD untuk anggaran pendidikan.

Namun dengan anggaran tersebut, diakui Molen tentu tidak cukup untuk membantu pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sekolah.

Molen menuturkan, untuk mencapai sarana dan prasarana yang maksimal tentu membutuhkan perencanaan yang matang dan diimbangi penganggaran.

Karena anggaran pemkot terbatas, pihaknya akan berupaya mengejar dana dari pusat.

Namun, kata Molen, pembenahan ini tentu secara bertahap karena banyak kebutuhan lain yang menjadi prioritas.

Bukan hanya dari segi pendidikan.

"Memang kita akui banyak kekurangan dan mencapai itu bertahap. Kita tidak punya duit banyak, tapi banyak yang harus diselesaikan. Butuh proses lah dan mudah-mudahan bisa kita kejar anggaran-anggaran dari pusat," kata Molen, Rabu (5/2/2020).

Dia mengatakan, keterbatasan anggaran pemerintah ini menjadi kesulitan bagi pihaknya dalam membangun sarana dan prasarana bagi sekolah.

Apalagi Pemerintah Kota Pangkalpinang tidak mendapatkan daba dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk tahun 2020. Tapi Molen menyebut, secara bertahap permasalahan ini akan dituntaskan dengan berproses.

Sebelumnya, Kasi Sarana Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Ali Mudin, mengatakan, hampir seluruh sekolah dasar maupun menengah pertama kekurangan sarana dan prasarana, baik itu ruangan maupun mobilernya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved