WIKI BANGKA

Asal Muasal Cemilan Dinamai Telok Atok, Dijual Hanya Ada di Kawasan Sungai Tebet

Bahan utama telok atok terbuat dari telur ayam yang sudah dikocok. Lalu dicampur dengan wortel cincang dan irisan kol serta bumbu penyedap

Asal Muasal Cemilan Dinamai Telok Atok, Dijual Hanya Ada di Kawasan Sungai Tebet
Bangkapos/Suhardi Wiranata
Menikmati Telok Atok di Kawasan Sungai Tebat Kampung Rasau Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jika di Jakarta bagian Timur ada aliran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), di Pangkalpinang juga punya aliran Sungai Tebat Kampung Rasau.

Pastinya sahabat bangkapos.com bertanya-tanya ada apa di aliran sungai ini.

Nah, bagi kamu yang mau santai menikmati cemilan murah tanpa bikin kantong bolong, disini tempatnya.

Sambil menikmati sunset, kamu akan disugukan macam-macam pilihan cemilan seperti Nugget ikan, nugget ayam, otak-otak, sosis sampai pentol juga tersedia.

Di kalangan Muda-mudi, ada satu cemilan primadona dan melegendaris, namanya Telok Atok.

Menggoreng Telok Atok
Menggoreng Telok Atok (Bangkapos/Suhardi Wiranata)

"Awalnya sebelum ramai, ada orang tua (Atok) yang jualan di sini (Sungai Tebat), kebanyakan yang beli anak-anak sekolah, pas beli telok goreng bilangnya telok atok,"kata Jay satu diantara pedagang kaki lima di kawasan Sungai Tebat.

Bahan utama telok atok terbuat dari telur ayam yang sudah dikocok. Lalu dicampur dengan wortel cincang dan irisan kol serta bumbu penyedap dicampur sampai merata sebelum di goreng.

"dikocok dulu telurnya lalu dicampur wortel dan kol lalu tambahkan masako secukupnya, aduk merata. gorengnya 3-5 menit," lanjut Jay.

Bagi kamu yang mau merasakan keromantisan sambil menikmati jajanan satu ini, sangat mudah mendapatkannya.

Kamu bisa datang langsung ke kawasan Pintu Air Rangkui.

Pedagang Telok Atok di Kawasan Tebet, Pintu Ait Pangkalpinang
Pedagang Telok Atok di Kawasan Tebet, Pintu Ait Pangkalpinang (Bangkapos/Suhardi Wiranata)

Biasanya pedagang mulai menjajakan warungnya mulai pukul 13.00 Siang-23.00 w.i.b.

Selain itu, 3 biji telok atok cuman dipatok seribu rupiah.

Jadi cukup Rp 10 ribu sudah bisa mennyantap telok atok, sosis serta nugget dan segelas kopi atau teh.

"Dari masih sekolah sering mampir kesini (Pintu Air), dulu pasti pesannya telok atok. Sekarang kan sudah kerja jadi jarang-jarang. Terus bedanya kalo dulu yang jual atok-atok sekarang sudah ramai pesagangnya,"ujar Romand saat mengunjungi Sungai Tebat Kampung Rasau.

(Bangkapos.com/ Suhardi Wiranata)

Penulis: Suhardi Wiranata
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved