Kapal Hantu Muatan Miras Ditangkap

Breaking News, Segini Harga 'Kapal Hantu' Selundupkan 12 Ribu Botol Miras yang Ditangkap Polda Babel

Kapal speed yang kerap dijuluki kapal hantu oleh aparat di laut menjadi perhatian saat jumpa pers pengungkapan kasus penyelundupan 12.000 botol miras

Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat bersama kapten kapal hantu, Novrianto diatas kapal yang ditangkap Rabu (5/2/2020) di Dermaga Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung. 

Breaking News, Segini Harga 'Kapal Hantu' Seludupkan 12 Ribu Botol Miras yang Ditangkap Polda Babel

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kapal speed yang kerap dijuluki kapal hantu oleh aparat di laut menjadi perhatian saat jumpa pers pengungkapan kasus penyelundupan 12.000 botol minuman keras (miras), Rabu (5/2/2020).

Pasalnya kapal berbahan fiber ini memilki kecepatan tinggi bahkan kapal-kapal milik Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung pun tak mampu mengejarnya.

"Sudah beberapakali kita mencoba melakuakan penangkapan tapi kapal kita kalah cepat," kata Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat saat jumpa pers di Dermaga Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung kawasan Airanyir.

Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat menjelaskan kapal tersebut menggunakan tujuh unit mesin 300 PK sehingga total kemampuannya 2.100 PK dengan kecepatan mencapai 60 knot. Sementara dari sejumlah kapal patroli milik Dit Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung paling cepat memilki kemampuan maksimal 40 knot.

Harga mesin per unit berkisar Rp 300 juta sehingga nilai 7 unit mesin mencapai Rp 2,1 miliar. Sedangkan body kapal fiber diperkirakan senilai Rp 1 miliar lebih.

"Kalah di kapal kita kerahkan helikopter kalah kecepatan mereka," kata Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat

Sementara Novrianto mengatakan dirinya hanya bertugas membawa miras dari perbatasan dengan Singapura dengan Batam.

Sudah tiga kali membawa miras dengan kapal dengan jalur yang sama yakni Batam-Selat Bangka-Lampung. Namun ia tidak mengetahui penyuplai miras maupun penerima miras karena selalu berganti orang.

"Jadi miras diambil di perbatasan dari kapal nelayan asing di perbatasan Singapura-Batam kemudian dibawa menuju Lampung lewat Selat Bangka," kata Novrianto.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat memimpin jumpa pers ungkap miras selundupan Rabu (5/2/2020) di Dermaga Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat memimpin jumpa pers ungkap miras selundupan Rabu (5/2/2020) di Dermaga Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)
Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved