Menguak Bisnis Prostitusi Berkedok Salon di Pangkalpinang, untuk Layanan Short Time Segini Tarifnya

Tawaran Melani, bukan nama sebenarnya mewarnai sebuah salon pangkas rambut yang kondisinya mirip sebuah rumah.

(TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA)
Ilustrasi. Pelaku prostitusi online dibekuk tim cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar di sebuah hotel berbintang di Padang, Minggu (26/1/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - "Sekalian saja bang, short time. Tinggal tambah Rp 300 ribu, kan sayang uang abang kalau cuma pijat," ungkap Melani (20), pegawai salon kawasan Kota Pangkalpinang, Rabu malam pekan lalu.

Tawaran Melani, bukan nama sebenarnya mewarnai sebuah salon pangkas rambut yang kondisinya mirip sebuah rumah.

Ternyata, Melani tak punya keahlian memangkas rambut.

"Saya biasanya pijat dan kalau mau lebih dari itu, bisa saja kok," ujar perempuan berambut lurus ini.

Wanita yang baru satu tahun bekerja di salon ini mengaku hanya bisa memijat, itupun tidak terlalu terampil.

Datang dari Lampung, dia mengaku fokus melayani laki-laki hidung belang yang membutuhkan jasanya.

"Saya biasanya pasang tarif Rp 500 ribu, short time," katanya.

Pengamatan harian ini, salon tempat Melani bekerja terdiri dari beberapa ruang yang bagian depannya tampak sejumlah alat pangkas rambut.

Sedangkan, di dalamnya ada dua kamar, yang masing-masing tersedia kasur serta kipas angin.

Di tempat ini, ada tujuh wanita muda yang usianya rata-rata 20 tahun sampai 27 tahun.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved