Berita Sungailiat

Nelayan Sungailiat Bikin Rumpon dari Daun Kelapa

Pelabuhan Jelitik kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat membuat rumpon sebagai tempat berkumpul ikan-ikan di dalam laut

Nelayan Sungailiat Bikin Rumpon dari Daun Kelapa
bangkapos.com/Edwardi
Untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan yang lebih banyak terutama menggunakan alat tangkap pancing, maka para nelayan di dermaga Pelabuhan Jelitik kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat membuat rumpon sebagai tempat berkumpul ikan-ikan di dalam laut -- 

BANGKAPOS COM, BANGKA -- Untuk mendapatkan hasil tangkapan ikan yang lebih banyak terutama menggunakan alat tangkap pancing, maka para nelayan di dermaga, Pelabuhan Jelitik kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat membuat rumpon sebagai tempat berkumpul ikan-ikan di dalam laut

"Rumpon atau Rumpong ini biasa kami buat dari daun kelapa yang pelepahnya dibelah dan dipotong beberapa bagian lalu diikatkan dengan tali plastik tapia hitam," kata Andi, seorang nelayan yang ditemui Bangkapos.com, Jumat (07/02/2020) di Pelabuhan Jelitik Sungailiat.

Kumpulan daun kelapa yang diikatkan tali rapia ini untuk dijadikan rumpon yang ditenggelamkan menggunakan pemberat dari batu atau cairan semen di tengah laut atau dekat daerah karang-karang ikan.

"Rumpon daun kelapa seperti ini sangat disukai berbagai jenis ikan sebagai tempatnya berlindung dan meletakkan telurnya, kalau kita nelayan pancing sangat perlu membuat rumpon ini karena tempat ikan berkumpul," jelas Andi.

Rumpon yang sudah dipasang sekitar satu mingguan biasanya sudah mulai ada ikan yang mendiaminya, sehingga sudah bisa digunakan untuk lokasi memancing ikan.

"Rumpon daun kelapa ini bisa bertahan beberapa bulan atau bisa maksimal 6 bulan apabila tidak rusak atau hanyut atau hilang," imbuhnya.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved