Breaking News:

Berita Bangka Barat

Seorang Nelayan Tewas Terlilit Tali Bubu dan Terseret Arus

Nelayan Dusun Lampu Merah, Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang tak tertolong seteleh kakinya terlilit tali nilon hingga tercebur ke laut.

ist Polres Babar
Kapal yang digunakan Taming dan Budi saat melaut 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Nyawa Taming (48) nelayan Dusun Lampu Merah, Desa Benteng Kota, Kecamatan Tempilang tak tertolong setelah kakinya terlilit tali nilon hingga tercebur ke laut.

Mengetahui hal tersebut, rekan korban Budi (19) berupaya menolong Taming dengan menarik tali bubu menggunakan rol. Namun nahas ketika dinaikan, tubuh Taming sudah terbujur kaku.

Kapolres Bangka Barat, AKBP M Adenan, menyebut musibah kecelakaan laut tersebut terjadi Jumat (7/2/2020) dini hari tadi.

Kala itu korban hendak melempar bubu kelaut. Namun tiba tiba tali nilon pengikut bubu, melilit kaki dan leher korban dan langsung menarik korban hingga tercebur ke laut.

"Rekan korban Budi sempat menarik tali menggunakan rol sampai tali bubu yang ke 10, barulah korban yang terlilit tali terlihat terangkat ke atas namun diketahui korban sudah tidak bernafas lagi," kata Adenan," ujar Adenan, Jumat (7/2/2020)

Budi kemudian meminta bantuan nelayan lain untuk mengevakuasi jasad korban ke tepi laut.

Setelah itu dilakukan pemeriksaan luar dokter puskesmas dan tak ditemukan adanya tanda tanda tanda kekerasan di tubuh korban.

"Setelah dievakuasi korban dibawa ke rumah duka. Kemudian dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter puskesmas dan tidak ada ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban," pungkasnya.

(bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved