WIKI BANGKA

Wildlife Photography, Genre Ekstrim Penghobi Fotografi

Wildlife Photography atau genre di dalam dunia fotografi yang fokus mengabadikan kehidupan satwa liar.

Bangkapos.com/Muhammad Rizki
Penghobi Wildlife Photography 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bagi anda pecinta fotografi mungkin sudah pernah mendengar tentang Wildlife Photography atau genre di dalam dunia fotografi yang fokus mengabadikan kehidupan satwa liar.

Tak seperti genre fotografi lainnya yang biasanya berkegiatan di keramaian seperti memfoto model, memfoto berbagai kegiatan seremonial, dan lain sebagainya,.

Namun bagi penggemar genre wildlife photography mereka diharuskan memasuki hutan, bahkan di waktu malam hari untuk mendapatkan objek foto yang mereka cari.

Satu dari penghobi wildlife photography asal Kabupaten Bangka Tengah Putra, akan berbagi tips bagi para pembaca setia Bangkapos.com apa-apa saja yang perlu diperhatikan jika seseorang ingin menekuni hobi sebagai seorang wildlife photograpaher..

Mentilin
Mentilin (Ist/Putra)

Menurut Putra perlu dipahami jika wildlife photography ini berbeda dengan animal photpgraphy, yang mana menurutnya jika animal photography adalah genre yang fokus untuk memotret binatang, seperti binatang yang berada di kebun binatang.

Sedangkan wildlife photography menurutnya adalah seorang jurnalis alam liar yang mana foto yang diambil memang foto binatang yang berada di alam liar.

Nah bagi yang berminat menekuni hobi yang bisa dibilang cukup ekstrim ini, Putra membagikan beberapa tips bagi para pembaca Bangkapos.com, tips yang pertama adalah peralatan berupa kamera wajib disiapkan.

Putra yang sudah 10 tahun menekuni hobi ini mengingatkan jika object foto dari wildlife photography ini adalah hewan yang pada umumnya sulit untuk didekati, sehingga bagi penghobi wajib memiliki kamera dengan lensa yang panjang atau istilahnya lensa tele.

"Kalau mau simple sih bisa pakai mirrorless, karena biasanya sudah ada fitur optical zoomnya, jadi ga perlu tambahan lensa," ujar Putra.

Tapi kalau para pembaca kepingin mendapatkan hasil jepretan yang lebih apik, maka Putra menyarankan untuk menggunakan kamera DSLR, dengan tambahan lensa tele kisaran 500 mm.

Jalak Bali
Jalak Bali (ist/Putra)
Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved