Advertorial

Hadiri Perayaan Cap Go Meh di Parittiga, Markus Berpesan untuk Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

Bupati Bangka Barat Markus SH menghadiri acara kirab budaya tahunan Cap Go Meh 2020 di desa Puput

Hadiri Perayaan Cap Go Meh di Parittiga, Markus Berpesan untuk Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman
ist/Diskominfo Babar
Bupati Markus saat memberikan sambutan, Sabtu (8/2) malam 

BANGKAPOS.COM- Bupati Bangka Barat Markus SH menghadiri acara kirab budaya tahunan Cap Go Meh 2020 di Desa Puput, Kecamatan Parit Tiga.

Perayaan yang digelar setiap tahun itu dilakukan dalam rangka memperingati hari ke-15 Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada Sabtu 8 Februari 2020.

Dalam kesempatan ini, politikus PDI Perjuangan itu menekankan soal persatuan di tengah perbedaan.

Sebab menurutnya, Bangka Barat merupakan rumah bagi semua warga dari berbagai macam latar belakang suku dan budaya.

Perayaan Cap Go Meh di Parittiga
Perayaan Cap Go Meh di Parittiga (ist/Diskominfo Babar)

"Saya selalu bangga bahwa toleransi senantiasa terjaga baik di Bangka Barat. Persatuan ini hendaknya terus kita hidupkan dan jaga," kata Markus, Sabtu malam.

Bupati Markus berpandangan, setiap perayaan agama hendaknya disikapi sebagai momen untuk lebih mengoptimalkan dan merekatkan hubungan antarumat beragama.

Lebih jauh, Markus menekankan bahwa toleransi, kebersamaan serta harmonisasi itu kunci dari keberhasilan melaksanakan pembangunan di daerah.

“Tanpa harmonisasi, tanpa toleransi, kita sulit untuk membuat kemajuan pembangunan,” tuturnya.

Sementara Anggota DPR RI dapil Bangka Belitung Ir. Rudianto Tjen mengapresiasi semarak perayaan Cap Go Meh yang dinilai luar biasa di Parittiga.

"Saya bangga, Bangka Barat senantiasa menjaga persatuan di tengah keberagaman. Perayaan Cap Go Meh di sini luar biasa tidak hanya semarak cahaya lampu lampion tapi terpenting adalah kebersamaannya. Saya lihat yang hadir di sini tak hanya masyarakat etnis Tionghoa tapi juga masyarakat lainnya. Pada kesempatan yang baik ini, saya juga ajak kita sama-sama mendukung Bupati Markus agar bisa membangun Bangka Barat menuju masyarakat yang lebih sejahtera. Pembangunan hendaknya dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali," kata Politikus Senayan yang juga pengurus pusat PDI Perjuangan ini.

Anggota DPD RI Alexander Fransiscus menilai tradisi perayaan Cap Go Meh merupakan aset yang harus dijaga.

"Tak hanya Cap Go Meh tapi juga kekayaan tradisi-tradisi lain di Bangka Barat tercinta harus terus kita lestarikan," tukas Alexander.

Turut hadir pada perayaan Cap Go Meh ini Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung Ir. Rudianto Tjen, Anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung Alexander Fransiscus, Ketua DPRD Bangka Barat H. Badri Syamsu, Camat Parittiga Madirisa, para Kepala OPD dan masyarakat sekitaran Parittiga. (Humas Bangka Barat)

Penulis: iklan bangkapos
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved