NENGMAS Istri yang Carikan Istri Kedua Suami hingga Temani Sampai Ijab Kabul, Kisahnya Viral

Aksi Nengmas yang mencarikan istri kedua untuk suaminya Hafi, belakangan ini viral di media sosial.

freepik.com
menikah 

Ia juga menilai Nengmas patut menjadi istri yang sempurna.

Soal harta, Nengmas pun disebut memiliki kecukupan harta.

Nengmas lahir dikeluarga yang berkecukupan.

Meski semenjak ayahnya meninggal, Nengmas masih memiliki seorang ibu yang merupakan pengusaha, katanya.

Ibunya seorang pengusaha dengan berjualan jajanan hingga makanan di beberapa sekolah.

"Ibunya seorang pengusaha sepeninggalan ayahanya yang waafat 2010 sang ibu berjuang berjuaalan es teh manis dan pecel tempe mendoan dari 1 sekolah sampai ke sekolah lain.

Dan selalu Istiqomah berjualan setiap Minggu pagi di area perumnas BTJ karawang bersama kakak dan adik2nya bahkan dianya (nengmas) ikut berjualan waktu itu sampai sukses dan sudah punya kehidupan yang layak," paparnya.

Pondok Pesantren Cijeunjing Ciamis

Seperti diketahui Hafi atau Abah Kuka, suami Nengmas adalah seorang pimpinan Pondok Pesantren Cijeunjing Ciamis.

Hafi atau KH Hafi Muhammad Kafi Firdaus (28), suami Nengmas itu juga pimpinan jemaah Sholawat Wabarik.

KH Hafi Muhammad Kafi Firdaus akrab disapa di lingkungan ponpes Cijeunjing itu sebagai Abah Kuka.

Pesantren Cijeungjing berlokasi di Dusun Kidul RT 08/02, Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Pesantren ini didirikan oleh KH Aceng Masduki yang akrab dipanggil Abah Uci.

Konon, Abah Uci yang sempat bermukim di Tangerang tersebut merupakan pendiri dan penyebar jemaah Sholawat Wabarik di Indonesia dan kini memiliki ribuan jemaah.

Abah Uci meninggal dalam usia 49 tahun, kini Pondok Pesantren Cijeungjing dan jemaah Sholawat Wabarik.

Kini pimpinan itu dilanjutkan oleh anak bungsunya, KH Hafi Muhammada Kafi Firdaus yang akrab dipanggil Abah Kuka, suami Nengmas.

Menurut H Aep Saefullah (50) yang juga jemaah Sholawat Wabarik, kegiatan Pondok Pesantren Cijeungjing dan jemaah Sholawat Wabarik kini berada di bawah naungan Yayasan Abah Kuka Abadi.

Abah Kuka Abadi tersebut kependekan dari Angkatan Bersholawat Ahlusunnah Waljamaah Ku Alloh Ka Alloh Salawasna.

Yayasan ini juga menaungi berbagai kegiatan usaha seperti bisnis transportasi, palet, outdoor moeslem wear, tambang, property, food court, termasuk toko kue “Kuka”, serta kedai kopi.

Kegiatan utamanya, kata H Aep tentunya pengembangan Pondok Pesantren Cijeungjing dan pengajian jemaah Sholawat Wabarik.

Kegiatan Sholawat Wabarik ini berlangsung setiap malam Rabu (Selasa Malam) di Pondok Pesantren Cijeungjing.

“Itu pengajian mingguan, namanya Rebo-an. Dihadiri sampai ribuan jemaah, sekitar 2.000 orang. Jemaah Sholawat Wabarik berasal dari berbagai daerah tidak hanya dari Ciamis, tapi juga dari Pangandaran, Banjar, Tasikmalaya, Kuningan, Bandung, bahkan juga dari Jawa Tengah. Sebagian besar memang generasi muda,” jelas H Aep.

Pengajian Reboan tersebut dipimpin langsung oleh Abah Kuka, mulai selepas Magrib, diselang oleh salat Isya kemudian dilanjutkan sampai pukul 22.00 WIB.

Pengajian malam Rabu tersebut acara utamanya diisi dengan sholawat berikut juga kajian hikam.

Sedangkan pada Minggu pagi, pengajian khusus bagi kiai maupun ajengan, ada sekitar 400 kiai atau ajengan yang mengikuti kajian khusus tiap Minggu pagi tersebut.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Inilah Sosok Nengmas, Istri yang Carikan Istri Kedua untuk Suami, Selalu Ingin Bahagiakan Orang Lain

 

Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved