KPU Bangka Belitung Jamin Validasi Calon Independen Dilakukan Secara Transparan

Ketua KPU Bangka Belitung Davitri memastikan verifikasi dan validasi dukungan calon perseorangan atau independen pemilihan kepala daerah

IST/AJI Palembang
Jumpa media anggota DPR RI Bambang Patijaya dan Ketua KPU Davitri di Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat, Bangka, Sabtu (8/2/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua KPU Bangka Belitung Davitri memastikan verifikasi dan validasi dukungan calon perseorangan atau independen pemilihan kepala daerah (pilkada) di empat kabupaten dilakukan secara transparan.

Verifikasi dilakukan setelah pasangan calon independen menyerahkan fotokopi KTP dukungan, sesuai persyaratan yang ditentukan oleh KPU.

"KPU akan terus mengawal pendaftaran jalur independen ini. Pada waktu pilkada wali kota pada 2013, bisa jalur independen maju asal jumlah minimal dukungan KTP terpenuhi. Aman-aman saja waktu itu, tidak ada main-main," jelas Davitri saat jumpa media di Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat, Sabtu (8/2/2020).

Hadir juga pada kesempatan itu, anggota DPR RI asal Babel Bambang Patijaya yang juga bertugas di badan legislasi (Banleg).

Disebutkan Davitri, pendaftaran calon independen akan dimulai pada 26 Maret sampai 30 Maret 2020.

Syaratnya adalah dukungan berupa fotokopi KTP minimal 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) pemilu 2019.

"Jumlah dukungan harus tersebar lebih dari 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten," katanya.

Dilanjutkan Davitri, pada 23 September 2020 nanti, digelar pilkada di Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, dan Belitung Timur.

Untuk menyukseskan hajatan lima tahunan itu, pemerintah daerah dan KPU setempat sudah melaksanakan tanda tangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Dari NPHD itu diketahui KPU Bangka Tengah menerima anggaran Rp 18.224.870.000, Bangka Selatan Rp 19.091.660.000, Bangka Barat Rp 16.028.444.000, dan Belitung Timur Rp 15.651.131.200.

"Artinya empat daerah ini sudah siap melaksanakan tahapan pilkada, peluncuran maskot pilkada sudah dilakukan di Bangka Barat dan Beltim, nanti menyusul Basel pada 16 Februari dan Bateng 8 Maret," ujar Davitri.

Sementara Bambang Patijaya sebagai politisi Partai Golkar dan tim pemenangan pemilu Sumatera II mengatakan, pihaknya mengutamakan kader partai maju pilkada di empat kabupaten tersebut.

Hanya saja, kata Bambang, baik kader partai maupun calon luar harus ikut survei yang dilakukan lembaga survei independen.

"Pastinya kader partai diutamakan, karena ini marwah kami. Calon luar partai, akan membayar mahar politik," kata Bambang seraya menambahkan mahar yang dimaksud digunakan untuk membayar ongkos saksi dan keperluan lainnya.

(bangkapos.com/Alza Munzi)

Penulis: Alza MH (day)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved