CPNS 2019

Peserta Tes SKD Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas di Pemprov Bangka Belitung Capai 1.229 Orang

Peserta memenuhi nilai ambang batas 1.327, dan peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas 1.229 orang.

Peserta Tes SKD Tidak Memenuhi Nilai Ambang Batas di Pemprov Bangka Belitung Capai 1.229 Orang
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, BKPSDM Pemprov Babel, M Erisco Nurrahman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Hingga Sabtu (9/2/2020), jumlah peserta yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pemerintah Provinsi Babel sebanyak 2.800 orang.

Diikuti peserta yang hadir 2.556 orang, peserta yang tidak hadir 244 orang, peserta memenuhi nilai ambang batas 1.327, dan peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas 1.229 orang.

Kepala Sub Bidang Perencanaan dan Pengadaan Pegawai, BKPSDM Pemprov Babel, M Erisco Nurrahman, kepada Bangkapos.com, mengatakan nilai tersebut telah diatur berdasarkan Permenpan-RB  bahwa SKD CPNS terdiri dari tiga macam tes.

Tiga jenis ujian karakteristik pribadi (TKP) tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Sementara, disinggung apakah ada peserta yang membawa jimat ketika mengikuti ujian, Erisco mengatakan tidak ada, hanya ada peserta yang tidak lengkap membawa identitas lengkap.

"Tidak ada, cuman ada yang tidak boleh masuk karena tidak membawa identitas KTP atau KK atau Suket Pengganti Identitas,"ungkap M Erisco Nurrahman, Minggu (9/2/2020).

Ia menjelaskan untuk tahap selanjutnya akan dilakukan pengumuman hasil SKD tanggal 22-23 Maret  2020dan selanjutnya pelaksanan SKB, sesuai dari jadwal BKN pada 25 Maret hingga 10 April.

"Hasil dari SKD nanti akan di integrasikan dengan SKB untuk menentukan kelulusan. Nanti untuk nilai tertinggi, sampai dengan posisi tiga, nanti integrasi data SKD dan SKB untuk menentukan kelulusan, sesuai kouta formasi jabatan masing-masing," jelas Erisco.

Menurutnya pelaksanaan ujian SKD akan terus dilakukan hingga Selasa (11/2/2020) mendatang, sehingga diharapkan peserta mengikuti semua aturan yang harus dipatuhi dan telah ditentukan.

"Peserta harus datang 60 menit sebelum tes berlangsung, karena ada prisos registrasi dan mendaftarkan pin, terkait proses terkait petunjuk teknis baru masuk ke dalam ruangan," kata Erisco.

Dia mengingatkan, ketika peserta sudah mulai ujian peserta yang baru datang tidak bisa lagi mengikuti, karena sistemnya langsung memblokir walau hanya terlambat semenit saja. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved