Dilanda Wabah Corona, Begini Nasib Industri Smartphone di China

Virus Corona turut "menginfeksi" industri smartphone di China. Virus 2019-nCoV ini melemahkan sektor produksi di beberapa pabrikan ponsel

Dilanda Wabah Corona, Begini Nasib Industri Smartphone di China
National Microbiology Data Centre via SCMP / SCMP Winson Wong
ILUSTRASI - Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menambahkan gejala baru virus corona dalam pedoman yang dirilis Rabu (5/2/2020) kemarin. 

Dilanda Wabah Corona, Begini Nasib Industri Smartphone di China

BANGKAPSO.COM - Virus Corona turut "menginfeksi" industri smartphone di China. Virus 2019-nCoV ini melemahkan sektor produksi di beberapa pabrikan ponsel yang menyebabkan menurunnya volume pengiriman.

Menurut laporan dari Digitimes, pasokan smartphone di China diprediksi menurun sembilan persen pada kuartal pertama 2020. Itu pun jika pemerintah China sanggup mengatasi epidemik ini pada akhir Februari 2020.

Artinya, prediksi tersebut bisa saja berubah, tergantung kebijakan pemerintah China mengatasi wabah virus Corona.

Langkah pemerintah China untuk mengontrol efek virus Corona akan sangat mempengaruhi pasokan komponen smartphone dan notebook di negara tersebut.

Permintaan ponsel di pasar China juga menurun terdampak wabah virus ini. Bahkan, sejumlah pabrikan ponsel asal China yakni Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi dilaporkan mengalami masalah serius di inventori atau sisa stok produk.

Vendor-vendor itu biasanya menggeber penjualan pada perayaan Imlek. Namun karena virus Corona yang mewabah menjelang Tahun Baru China, strategi itu gagal.

Tidak hanya pabrikan smartphone, vendor chipset MediaTek yang menjadi pemain penting di pasar smartphone China juga mengalami masalah yang sama.

Dilaporkan Gizmo China, sebagaimana KompasTekno rangkum, Senin (10/2/2020), MediaTek diprediksi mengalami penurunan pendapatan secara berurutan sebesar 15 persen pada kuartal pertama.

Hingga saat ini, pemerintah China, bahkan dunia masih dihantui persebaran virus Corona yang kian meluas.

Kendati pemerintah China bisa mengatasinya hingga akhir Februari 2020, efeknya diprediksi masih akan terasa untuk industri smartphone hingga kuartal kedua dan ketiga tahun ini.

Belum diketahui apakah vendor smartphone akan mengoreksi target mereka tahun ini atau tidak.

Tatuan

Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved