Berita Pangkalpinang

Fakta Sidang Jual Beli Kakaktua, Empat Terdakwa Tidak Tahu Kakaktua Termasuk Hewan Dilindungi

Saksi dari pihak KLHK yang mendatangi Aming menceritakan awal mula diketahuinya telah terjadi tindakan melawan hukum yaitu jual beli hewan dilindungi

Fakta Sidang Jual Beli Kakaktua, Empat Terdakwa Tidak Tahu Kakaktua Termasuk Hewan Dilindungi
Bangkapos.com/Ramandha)
Empat terdakwa jual beli Kakaktua saat menghadiri persidangan -- 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sidang perdana kasus terdakwa jual beli kakaktua digelar Selasa (11/2/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang yang menghadirkan keempat terdakwa yakni, Hotman alias Aming, Jumali, Abdurrahman serta Deni.

Dihadirkan juga 4 orang saksi dalam persidangan terdiri dari 3 saksi fakta lapangan seperti Bali, Riki, Herman serta Yusmono sebagai saksi ahli.

Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Rendra Yozar Dharma Putra dalam persidangan menanyakan kepada keempat terdakwa apakah sebelumnya mengetahui kakaktua termasuk ke dalam kategori hewan yang dilindungi.

Pertanyaan tersebut dijawab keempat terdakwa yang menegaskan bahwa mereka tidak mengetahui dan paham apa yang telah mereka perbuat sebelumnya, karena tidak mengetahui kakaktua dilindungi.

"Tidak tahu pak kalau (kakaktua) dilindungi. Maka dari itu saya siarkan di facebook saya. Itu juga iseng-iseng," jelas satu diantara terdakwa, Aming, kepada majelis hakim saat persidangan.

"Kalau saya tahu, tidak mungkin saya siarkan lewat facebook itu. Saya juga baru tahu setelah ada dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) yang kasih tahu dan mendatangi saya," ungkap Aming.

Sementara itu, saksi Herman dari pihak KLHK yang mendatangi Aming menceritakan, awal mula diketahuinya telah terjadi tindakan melawan hukum yaitu jual beli hewan dilindungi diketahuinya pada 10 agustus 2019.

Dia mendapatkan info dari siaran langsung media sosial terdapat 1 burung kakatua yang ditawarkan oleh Aming.

"Lalu tanggal 12 bulan Agustus pas saudara Aming siaran langsung Facebook lagi jumlahnya bertambah. Ada dua," terangnya.

Mengetahui hal tersebut, saat melihat siaran langsung dari akun Facebook milik Aming yang diposting kembali di salah satu grup forum facebook masyarakat Bangka Belitung (Babel) untuk yang pertama kali, memang belum melakukan tindakan.

Halaman
123
Penulis: Ramandha
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved