Berita Pangkalpinang

Harga Bawang Naik, Pedagang Warung Mengeluh Keluarkan Modal Lebih Besar

Naiknya harga bawang memang agak kesulitan bagi dirinya karena akan menambah modal pengeluaran bagi warungnya

Harga Bawang Naik, Pedagang Warung Mengeluh Keluarkan Modal Lebih Besar
Bangkapos.com/Widodo 
Warung makan yang dikelola oleh Revi yang beralamat di Jalan Balai, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Selasa (11/2/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dampak dari naiknya harga bawang putih berimbas kepada pedagang warung dan juga masyarakat.

Revi pemilik warung di Jalan Balai, Kecamatan Tamansari, Pangkalpinang mengeluhkan tingginya harga bawang putih saat ini.

Naiknya harga bawang memang agak kesulitan bagi dirinya karena akan menambah modal pengeluaran bagi warungnya.

"Tentunya modalnya akan bertambah karena harga bawang sekarang naik, tapi ini hal yang wajar dalam dagang, modalnya akan kami tambahkan lagi," kata Revi kepada Bangkapos.com, Selasa (11/2/2020).

"Karena kami pedagang, jadi kami juga mencari solusi terbaik untuk kami," sambungnya.

"Selain itu, pihak pemerintah juga mencari solusi misalkan peninjauan terhadap daerah-daerah yang bisa menghasilkan bawang," tambahnya.

Dikatakannya juga, tidak harus impor dari luar Negeri jika ada juga dari Indonesia seperti lampung juga penghasil bawang.

Ia juga mengatakan bahwa semoga secepatnya harga bawang putih yang ada di Babel stabil kembali karena masyarakat ketergantungan dengan bawang yang jadi bahan masak mereka.

Dikatakannya juga, tentunya tidak menjadi beban masyarakat lagi apabila harga bawang tidak terlalu mahal. (Bangkapos.com/Widodo)

Penulis: Widodo
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved