TANGISAN Ibu Pecah Kala 'Bertemu' Putri Cantiknya yang Telah Meninggal,Video (Virtual) Ini Buktinya

Bahkan, Jang membuat kalung dari serbuk tulang Nayeon dan mengukir nama serta tanggal lahir sang anak di atasnya.

TANGISAN Ibu Pecah Kala 'Bertemu' Putri Cantiknya yang Telah Meninggal,Video (Virtual) Ini Buktinya
Youtube MBC Documentary
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. 

BANGKAPOS.COM - Tiga tahun setelah ditinggal sang anak, seorang ibu akhirnya 'bertemu' kembali dengan buah hatinya.

Dia adalah Jang Ji-Sung, seorang ibu beranak empat di Korea Selatan.

Dilansir Ajudaily.com, Jang kehilangan anak ketiganya, Nayeon, pada 2016 silam.

//

Nayeon meninggal ketika usianya 7 tahun.

Putri Jang meninggal karena penyakit langka yang tidak dapat disembuhkan.

Semenjak Nayeon tiada, Jang menderita atas kepergian putrinya.

Bahkan, Jang membuat kalung dari serbuk tulang Nayeon dan mengukir nama serta tanggal lahir sang anak di atasnya.

Ibu empat anak itu juga selalu mengunjungi rumah duka Nayeon setiap sebulan sekali.

Namun, sebuah kesempatan 'mempertemukannya' kembali dengan Nayeon.

'Pertemuan' Jang dan sang buah hati diabadikan melalui film dokumenter MBC.

Film dokumenter berjudul "I Met You" tersebut diunggah Youtube MBC Documentary pada Sabtu (9/02/2020) lalu.

Dokumenter tersebut merekam pertemuan Jang dan Nayeon melalui Virtual Reality.

Tim MBC memberi kesempatan kepada Jang untuk 'reuni' dengan anaknya yang telah meninggal.

Selama delapan bulan, tim produksi telah menggunakan teknologi VR untuk mengimplementasikan wajah, tubuh, dan suara Nayeon.

'Pertemuan' dilakukan di taman, sebuah tempat yang penuh kenangan bagi Jang dan putrinya.

Gerakan realitas virtual Nayeon direkam dan diimplementasikan pada monitor di studio VR.

Dalam video Youtube yang diunggah MBC Documentary, Jang tampak mengenakan perangkat VR.

Ia seolah berada di sebuah taman kenangannya dengan Nayeon.

Saat kupu-kupu putih terbang dan hinggap di tumpukan kyu, tiba-tiba suara Nayeon terdengar.

'Sosok' Nayeon pun muncul dari balik tumpukan kayu.

Dia berlari ke arah Jang.

"Ibu," ucap Nayeon, mengenakan gaun dan tas kecil berwarna pink.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

Melihat sosok anaknya, Jang sontak menangis.

"Ke mana saja kamu, Bu? Apakah kamu memikirkanku?" tanya Nayeon, sambil menatap sang ibu.

Jang tak segera menjawab.

Dia menangis sambil mengulurkan kedua tangannya kepada Nayeon.

"Aku selalu merindukanmu," jawab Jang dengan suara pelan.

"Aku sangat merindukan ibu," timpal Nayeon.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

Dengan menangis terisak, Jang mencoba menyentuh putrinya dengan kedua tangannya.

Ia mencoba meraih keberadaan fisik sang anak, merasakan seolah pertemuan mereka adalah nyata.

"Ibu, tolong pegang tanganku," Nayeon meminta kepada ibunya.

Jang pun memegangi tangan putrinya.

Air mata mengalir di wajahnya.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

Sementara itu, Jang tidak sendirian di studio.

Ada suami dan anak-anaknya yang melihat momen mengharukan itu di luar studio.

Mereka turut menangis menyaksikan pertemuan Jang dengan anak yang dirindukannya selama bertahun-tahun.

Pertemuan Jang dan Nayeon versi VR itu berlanjut ke pesta ulang tahun.

Dua mangkok sup dan sebuah kue ulang tahun tersedia di atas meja.

Jang menyalakan lilin di atas kue ulang tahun anaknya.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

Kemudian, Nayeon mengabadikan momen perayaan ulang tahun dengan memotret sang ibu.

Jang berpose dan memasang senyum saat difoto oleh Nayeon.

Lantas, mereka menyanyikan lagu ulang tahun.

Sebelum meniup lilin bersama-sama, Nayeon memanjatkan keinginan.

Dia berharap agar sang ibu tidak lagi bersedih.

Melihat hal itu, keluarga Jang yang menyaksikan hanya bisa menitikkan air mata.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

Mendadak, Nayeon berlari mengejar seekor kuda poni.

Dia akhirnya berhenti di balik pohon dan melambaikan tangan kepada ibunya.

Sebelum pergi, Nayeon memberikan setangkai bunga kepada sang ibu.

"Ibu, jangan menangis lagi sekarang," kata Nayeon sambil menatap Jang.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

"Yang aku tahu, aku akan tanpa merindukanmu lagi. Tetapi aku akan semakin mencintaimu," jawab Jang.

Nayeon juga membacakan surat yang telah ditulisnya untuk sang ibu.

"Ibu, kita selalu bersama. Lain kali, kita bertemu lagi. Nanti kita main," ujar Nayeon.

Ia pun tidur dan berubah menjadi kupu-kupu.

Setelah 'bertemu' dengan Nayeon, Jang mengungkapkan perasaannya kepada MBC.

"Benar-benar terasa seperti surga," ucapnya.

Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya.
Berikut kisah pilu seorang ibu yang 'bertemu' kembali dengan sang anak yang telah meninggal. Buah hatinya berkata bahwa ia merindukan ibunya. (Youtube MBC Documentary)

"Aku bertemu Nayeon. Dia memanggilku dengan senyum. Meskipun singkat, tapi itu sangat membahagiakan. Aku pikir mimpiku terwujud," Jang berkisah.

Melalui blog-nya, Jang juga menceritakan pelajaran yang diambil dari 'pertemuan'nya dengan sang anak ketiga.

"Tiga tahun telah berlalu, dan aku kini berpikir bahwa aku harus lebih mencintainya daripada merindukannya dan merasa sakit. Itu bisa membuatku percaya diri ketika bertemu dengannya nanti. Aku berharap banyak orang akan mengingat Nayeon setelah melihatnya (film dokumenter)," tulis Jang.

Kini, dokumenter tersebut telah ditonton lebih dari 9,1 juta kali dalam lima hari, pada Selasa(11/02/2020).

Pertemuan mengharukan antara Jang dan Nayeon virtual dapat dilihat di bawah ini.

(Tribunnews.com/Citra Agusta Putri Anastasia)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Pilu Seorang Ibu 'Bertemu' Kembali dengan sang Anak yang Telah Meninggal: Aku Merindukanmu, Bu

Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved