Berita Pangkalpinang

10 Tahun Jadi Juru Parkir, Pak Le Bisa Kuliahkan Anaknya Hingga Jadi Perawat

Dia menjadi juru parkir setelah pulih dari kecelakaan saat masih berprofesi sebagai sopir mobil Tangki BBM di PT. Pragajaya Pangkalpinang.

10 Tahun Jadi Juru Parkir, Pak Le Bisa Kuliahkan Anaknya Hingga Jadi Perawat
bangkapos.com / Suhardi Wiranata
Edi Suryanto alias Pak Le satu di antara juru parkir di Kawasan Jalan Pasar Ikan, Bangka Trade Center (BTC) Pangkalpinanng. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Edi Suryanto (57) alias Pak Le, asal kawasan Temberan Pangkalpinang adalah satu di antara juru parkir di kawasan Jalan Pasar Ikan, Bangka Trade Center (BTC) Pangkalpinanng.

Kakek satu orang cucu ini mulai terjun ke dunia juru parkir sejak 10 tahun lalu.

Dia menjadi juru parkir setelah pulih dari kecelakaan saat masih berprofesi sebagai sopir mobil Tangki BBM di PT. Pragajaya Pangkalpinang.

Setelah kecelakaan itu, ia berhenti bekerja menjadi sopir mobil tangki.

Sebelum menjadi juru parkir di kawasan BTC, Pak Le juga sempat menjadi kuli bangunan demi memenuhi kebutuhan istri dan empat orang anaknya.

"Sekitar tahun 2000-an saya mengalami kecelakaan mobil, Saya Trauma, gak mau mau lagu nyetir, jadi saya nguli bangunan," kata Pak Le saat ditemui bangkapos.com di kawasan Parkir Samping BTC, Rabu (12/02/20) Siang.

Film Milea: Suara dari Dilan Tayang Perdana Besok, Berikut Lokasi dan Waktu Penayangannya di Babel

Pemkot Targetkan Dua Bulan untuk Penutupan Lokalisasi , Molen : Saya Enggak Main-main

Naziarto Terpilih Jadi Sekda Bangka Belitung, Amri Cahyadi: Dia Bukan Orang Baru di Babel

Setiap harinya, Pak Le mulai mengatur kendaraan pengunjung BTC mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

Dari luasan parkir berukuran 6 x 2 meter yang jadi tanggung jawabnya, Pak Le menghasilkan rupiah antara Rp 70 ribu sampai Rp 150 ribu per hari.

"Hidup jangan terlalu berambisi, apa adanya lah, penghasilannya tak nentu, mun cuacanya bagus Alhamdulillah dapatlah Rp 70 ribu kadang Rp 150 ribu, kalo ramai," kata Pak Le.

"mun cuaca hujan susah, kadang tidak dapat sama sekali, tapi dapat lah beli beras,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Suhardi Wiranata
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved