Kriminalitas

Diduga Curi Handphone, Janda Dua Anak Dicokok Tim Opsnal Polres Pangkalpinang

Janda dua anak ini ditangkap, diduga telah melakukan pencurian handphone milik Kristian Efendi.

Diduga Curi Handphone, Janda Dua Anak Dicokok Tim Opsnal Polres Pangkalpinang
Ist/Polres Pangkalpinang
Henni (37) diamankan Tim Opsnal Polres Pangkalpinang dipimpin Aiptu Mardi Bule, Rabu (12/2/2020) di Polres Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Henni (37) tak bisa berkutik saat dijemput Tim Opsnal Polres Pangkalpinang, di rumahnya di Jalan Kerabut, Kelurahan Jerambah Gantung, Gabek, Pangkalpinang, Rabu (12/2/2020).

Janda dua anak ini ditangkap, diduga telah melakukan pencurian handphone milik Kristian Efendi. Saat kejadian handphone tersebut berada di teras rumah korban di Jalan Nilam Raya, Bacang, Bukitintan, Pangkalpinang.

Kepala Bagian Oprasional Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang membenarkan diduga pelaku pencurian tersebut sudah diamankan di Polres Pangkalpinang untuk diminta keterangan.

"Iya sudah diamankan dan dimintai keterangan di Sat Reskrim Polres Pangkalpinang," kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Rabu (12/2/2020) di Polres Pangkalpinang.

Kata Jadiman, kemudian Tim Opsnal melakukan introgasi terhadap pelaku mengenai pencurian tersebut dan pelaku mengakui telah mengambil satu handphone Oppo F1S tersebut.

Kemudian Tim Opsnal meminta pelaku menunjukan handphone tersebut yang di simpan oleh pelaku di kebun milik teman pelaku yang beralamat di Desa Mesu, Pangkalanbaru, Bangka Tengah.

Pelaku mengambil handphone milik korban, pada saat pelaku mengantar jamur pesanan korban, pada saat di rumah korban pelaku menelpon korban, namun handphone milik korban berada di kursi teras rumah tersebut.

"Melihat ada handphone tersebut pelaku langsung mengambilnya dan pergi dari rumah korban," ujar kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang.

Barang bukti yang diamankan oleh kepolisian satu unit Handphone merek OPPO Type F1S warna putih keemasan dengan No. Imei 1 (86265103119058) No. Imei 2 (862651030119041). Adapun kerugian korban sebesar Rp 4 juta.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved