Berita Pangkalpinang

Mahasiswa dan Seluruh WNI di Taiwan Sedang Membutuhkan Donasi Masker dari Indonesia

Pemerintah Taiwan sudah menetapkan peraturan pembelian masker di Taiwan hanya boleh satu kali dalam seminggu saja.

Mahasiswa dan Seluruh WNI di Taiwan Sedang Membutuhkan Donasi Masker dari Indonesia
ist/ Dok. Adi Kusmayadi 
Suasana antrean pembelian masker di kota Taichung, Taiwan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) bekerja sama dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Taiwan sedang berusaha mengupayakan pembagian masker gratis untuk Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan.

Hal tersebut dilakukan sebab pemerintah Taiwan sudah menetapkan peraturan pembelian masker di Taiwan hanya boleh satu kali dalam seminggu saja.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Adi Kusmayadi asal Indramayu yang sedang menempuh pendidikan di Tunghai University Taiwan mengatakan, PPI Taiwan bersama KDEI sedang dalam proses mengupayakan adanya penambahan masker dari Indonesia.

"Kami terbuka dan memberikan kesempatan ke pada mahasiswa, masyarakat dan Organisasi di Indonesia yang ingin bekerja sama dengan PPI Taiwan dan KDEI untuk program donasi masker ini," ujar Adi Kusmayadi melalui pesan Line kepada Bangkapos.com, Rabu (12/02/2020)

Lebih dari Setengah Badan Jalan Pasar Depan Atrium Pangkalpinang Digunakan Pedagang Kaki Lima

Film Milea: Suara dari Dilan Tayang Perdana Besok, Berikut Lokasi dan Waktu Penayangannya di Babel

Pihaknya pun telah memebrikan informasi detail mengenai virus corona agar WNI yang berada di Taiwan untuk terus berhati-hati berkegiatan diluar asrama atau rumah.

"PPI Taiwan juga telah memberikan informasi detail mengenai virus corona, berikut cara pencegahan dan mengupayakan untuk tetap menjaga kesehatan personal, menghindari berada dalam kerumunan dan keluar ke tempat umum jika tidak dalam keadaan urgent, segera melaporkan diri ke kampus masing-masing jika dirasa mengalami gejala-gejala sakit," paparnya

Dia juga mengatakan, KDEI Taiwan merekomendasikan bagi mahasiwa yang akan kembali ke Taiwan setelah libur musim dingin untuk tidak melalaui China, Hongkong, Macau dan Singapura meskipun hanya sekedar untuk transit.

"Dan syukur alhamdulillah sampai saat ini WNI di Taiwan tidak ada yang terkena virus corona, mohon doanya untuk seluruh masyarakat Indonesia untuk keadaan kami semua disini semoga dalam keadaan sehat," ucapnya

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved